Home Berita Pejabat Gubernur Banten Wajib Cinta Tanpa Syarat

Pejabat Gubernur Banten Wajib Cinta Tanpa Syarat

0

Desa-desus soal penunjukan Pejabat (Pj) Gubernur Provinsi Banten dengan berakhirnya masa kepempimpinan Gubenur Wahidin Halim (WH) dan Wakil Gubernur (Wagub) Andika Hazrumi

pada 12 Mei 2022 mendatang. Berbagai kalangan berharap seorang Pj.Gubernur Banten wajib cinta tanpa syarat. Salah satunya disampaikan salah satu aktivis Keluarga Besar Angkatan Muda Siliwangi (ASM) Banten, Oji Fachruroji kepada Tangerangonline.id, Minggu (07/05/2022).

Menurut Oji Fachruroji, masa jabatan gubernur dan wakil gubernur akan segera berahir, seiring dengan telah dilaksanakannya sidang paripurna DPRD Provinsi Banten tanggal 5 Mei 2022 tentang pemberhentian masa jabatan gubernur dan wagub Provinsi Banten, untuk selanjutnya diusulkan kepada presiden untuk mendapatkan penetapan.

“Kami berharap seorang Pj.Gubernur harus benar-benar cinta terhadap Provinsi Banten atau wajib cinta tanpa syarat,” tandas Oji.

Dikatakan Oji, bahwa habisnya masa jabatan 101 kepala daerah termasuk Provinsi Banten, tentunya menimbulkan beragam spekulasi, siapa sosok pejabat gubernur yang akan mengisi kursi panas tersebut.

“Kerena seyogyanya Banten menjadi salah satu daerah yang termasuk akan menggelar pilkada serentak 2024 mendatang. Sebagai mana pasal 201 UU pilkada ayat 10. Bahwa untuk mengisi kekosongan gubernur diangkat pejabat gubernur yang berasal dari jabatan Pimpinan Tinggi Madya sampai dengan pelantikan gubernur sesuai ketentuan,” katanya.

Dijelaskannya, jika mengacu pada UU nomor 5 tahun 2014 tentang ASN, yang termahtub Jabatan Pimpinan Tinggi Madya meliputi kurang lebih jabatan di 16 lembaga, seperti Sekjen Kementrian, Sekmen, Sekretaris utama, Sekjen Kesekretariatan LN, Sekjen lembaga non struktural, Dirjen, Deputi, Inspektur jendral, i
Inspektur utama, Kepala badan, Staf ahli menteri, Kepala sekrektariat presiden, Kepala sekretariat wapres, dan Sekkda provinsi.

“Namun selain syarat administratif, kita Keluarga Besar AMS Banten berharap sosok Pj.Gubernur Banten harus benar-benar figur yang memahanmi sosial budaya, loyal terhadap warga Banten. Atas cinta dan tegaknya demokrasi di tanah jawara,” tandasnya.

Oji menambahkan, untuk itu Keluarga Besar ASM Propinsi Banten menyatakan AMS percaya kepada Presiden dan Medagri memahami, mengetahui figur Pj Gubernur Banten yang pas dan sosok untuk bisa melanjutkan estafetifitas pembangunan di Provinsi Banten sesuai dengan karakter & kebutuhan warga Banten secara makro.

“ASM juga berharap figur Pj.Gubernur Banten benar-benar sosok yang mecerminkan figur yang cinta tanpa syarat,” harapnya lagi. (Den)