Home Bandara Seorang WN Hongaria Diektradisi ke Negara Asalnya Melalui Bandara Soetta

Seorang WN Hongaria Diektradisi ke Negara Asalnya Melalui Bandara Soetta

0
foto: Ekstradisi Warga Negara Hongaria di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Jumat (5/8/2022) dini hari.

Seorang warga negara (WN) Hongaria bernama Robert Hovath diektradisi ke negara asalnya melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang pada Jumat, 5 Agustus 2022.

Dengan pengawalan ketat petugas, Robert Hovath diberangkatkan menggunakan pesawat Qatar Airways dengan nomor penerbangan QR955 pada 5 Agustus 2022 dini hari.

Robert diserahkan kepada negara asalnya karena terbukti melakukan tindak pidana pencurian yang dilakukan secara berulang terhadap barang yang bernilai cukup besar, tindak pidana pencurian ringan dan percobaan pencurian di Hongaria.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta, Muhammad Tito Andrianto mengatakan, Pemerintah Indonesia mengabulkan permintaan ekstradisi yang diajukan Pemerintah Hongaria. Permintaan ekstradisi ini didasarkan pada hubungan bilateral yang baik antara kedua negara.

“Penyerahan yang dilakukan pada hari ini menunjukkan adanya komitmen yang tinggi dari Pemerintah RI untuk ikut serta secara aktif dalam pemberantasan kejahatan lintas negara melalui kerjasama internasional di bidang ekstradisi,” kata Tito, Jumat (5/8/2022).

Diketahui, Robert Horvath berhasil ditangkap oleh pihak Kepolisian RI pada tanggal 13 Maret 2021 dan selanjutnya dilakukan penahanan terhadap yang bersangkutan di rumah tahanan Polda Metro Jaya.

Setelah proses persidangan ekstradisi terhadap Robert Horvath selesai, pada tanggal 17 Januari 2022 terbit Penetapan Pengadilan Jakarta Selatan Nomor
1/Pid.C-Ekstradisi/2022/PN.Jkt.Sel dan selanjutnya Presiden RI melalui Keputusan Presiden Nomor 7 Tahun 2022 tertanggal 31 Mei 2022 mengabulkan permintaan ekstradisi dari Pemerintah Hongaria dimaksud.

Pemenuhan permintaan ekstradisi dari Pemerintah Hongaria ini merupakan yang kedua kalinya dilakukan oleh Pemerintah Indonesia.

Sebelumnya, pada tahun 2011 Pemerintah RI berhasil
menyerahkan Termohon Ekstradisi bernama Eva Horvath ke Hongaria terkait tindak pidana penipuan dan penggelapan. (Rmt)