Helikopter Water Bombing Dikerahkan, Kebakaran TPA Jatiwaringin Belum Padam

By
3 Min Read

Kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, mulai menunjukkan kondisi yang lebih terkendali. Meski demikian, petugas gabungan masih menemukan sejumlah titik bara api di area tumpukan sampah yang berpotensi memicu kobaran kembali.

Pantauan di lokasi pada Kamis (2/7/2026), kepulan asap putih masih terlihat membumbung dari beberapa bagian gunungan sampah. Kobaran api yang sempat membesar pada Selasa (30/6/2026) kini berangsur mengecil setelah upaya pemadaman dilakukan secara intensif.

Untuk mempercepat proses pemadaman, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengerahkan dua unit helikopter *water bombing*. Dukungan udara tersebut difokuskan untuk menjangkau titik-titik api di bagian atas tumpukan sampah yang sulit diakses armada pemadam dari darat.

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, meninjau langsung proses penanganan kebakaran di lokasi. Ia mengatakan, meski kondisi mulai terkendali, petugas tetap mewaspadai sejumlah titik api yang masih aktif, terutama karena kecepatan angin di kawasan tersebut berpotensi memicu penyebaran api.

“Alhamdulillah kondisi kebakaran mulai berangsur terkendali. Namun kami tidak ingin lengah karena masih ada beberapa titik api yang harus terus dipadamkan,” kata Maesyal di lokasi.

Menurut Maesyal, Pemerintah Kabupaten Tangerang terus berkoordinasi dengan BNPB, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Lingkungan Hidup, serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan untuk mengoptimalkan penanganan kebakaran.

“Seluruh kekuatan dan sumber daya kami kerahkan agar penanganan dapat berjalan maksimal,” ujarnya.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga meminta dukungan dari Pemerintah Kota Tangerang dengan menambah personel dan armada BPBD guna mempercepat proses pemadaman.

Maesyal menilai kolaborasi antarlembaga menjadi faktor penting dalam mengendalikan kebakaran di area TPA yang memiliki luasan cukup besar.

“Penanganan kebakaran ini membutuhkan kerja sama semua pihak. Kami bersyukur mendapat dukungan dari BNPB, Pemerintah Kota Tangerang, dan seluruh unsur terkait yang bergerak bersama untuk mempercepat pemadaman,” katanya.

Di samping fokus pada pemadaman, pemerintah daerah juga mengantisipasi dampak kesehatan akibat asap yang ditimbulkan dari kebakaran. Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang telah menyiagakan tenaga medis untuk memantau kondisi warga yang tinggal di sekitar lokasi.

Petugas kesehatan disiapkan untuk memberikan layanan pemeriksaan dan penanganan medis, terutama bagi masyarakat yang mengalami gangguan pernapasan akibat paparan asap.

“Tim kesehatan sudah disiagakan untuk memberikan pelayanan medis, pemeriksaan kesehatan, serta langkah-langkah antisipasi guna memastikan kondisi masyarakat tetap terjaga selama proses penanganan kebakaran berlangsung,” ujar Maesyal.

Ia menegaskan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam penanganan kebakaran tersebut. Karena itu, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) diminta menjalankan tugas sesuai kewenangannya masing-masing hingga kondisi di TPA Jatiwaringin benar-benar dinyatakan aman. (rez)

Share This Article