Demo di Kantor Bupati Tangerang Memanas, Mahasiswa Terlibat Saling Dorong dengan Aparat

By
2 Min Read

Puluhan mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Tangerang, Kamis (13/8/2026). Aksi tersebut sempat diwarnai kericuhan setelah terjadi aksi saling dorong antara massa mahasiswa dan aparat kepolisian serta Satpol PP Kabupaten Tangerang.

Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah mahasiswa berupaya mendekati hingga masuk ke area Kantor Bupati Tangerang. Upaya tersebut kemudian dihadang aparat keamanan sehingga terjadi aksi saling dorong.

Kericuhan sempat terjadi beberapa kali. Bahkan, sejumlah mahasiswa terlihat terjatuh saat massa berdesakan dengan aparat.

Di tengah aksi, mahasiswa juga membakar ban serta sebuah kardus berwarna hitam yang diletakkan di belakang mobil komando.

Koordinator massa aksi, Seeful Bahri, mengatakan pembakaran tersebut merupakan bentuk kekecewaan mahasiswa karena aspirasi mereka belum ditemui oleh pejabat Pemerintah Kabupaten Tangerang.

“Semua satu komando. Apa kita bakar ban? Ini bentuk kekecewaan kita terhadap pemerintah karena mereka tidak menemui kita,” kata Seeful di lokasi aksi, Kamis (13/8/2026).

Aksi saling dorong antara mahasiswa dan aparat tercatat terjadi sekitar empat kali. Setelah itu, aparat kepolisian berkoordinasi dengan sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Tangerang yang berada di dalam gedung.

Ketika mahasiswa kembali bergerak dan berupaya masuk ke dalam gedung, Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang bersama sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) keluar menemui massa.

Mereka kemudian mendengarkan aspirasi yang disampaikan mahasiswa.

Di tengah situasi yang sempat memanas, koordinator aksi meminta massa tetap tenang dan tidak terpancing emosi. Mahasiswa kemudian diarahkan untuk duduk dan menyampaikan tuntutan secara tertib.

Sejumlah pejabat yang menemui mahasiswa antara lain Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Soma Atmaja, Kepala Dinas Tenaga Kerja Rudi Lesmana, Kepala Satpol PP Ana Supriatna, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Hendra Hermawan, serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Ujat Sudrajat.

Para pejabat tersebut kemudian berdialog dengan massa mahasiswa untuk mendengarkan secara langsung aspirasi yang disampaikan dalam aksi tersebut. (rez)

Share This Article