Perum LPPNPI (AirNav Indonesia) menutup rangkaian Relawan Bakti BUMN (RBB) 2026 di Desa Kembang Kuning, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, Kamis (20/8/2026).
Program ini menghadirkan kegiatan kesehatan, pendidikan, pemberdayaan masyarakat, hingga pengembangan potensi lokal dengan semangat gotong royong.
AirNav Indonesia bertindak sebagai koordinator pelaksana bersama PT TASPEN (Persero) dan PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo).
Ketiga BUMN tersebut mengoordinasikan relawan dan masyarakat dalam berbagai aktivitas yang memberi manfaat nyata.
Direktur Utama AirNav Indonesia, Capt. Avirianto Suratno, mengatakan bahwa kepercayaan untuk melaksanakan program ini adalah amanah besar.
“Pengabdian ini bukan sekadar kegiatan seremonial belaka, melainkan awal dari hubungan jangka panjang antara relawan, masyarakat Desa Kembang Kuning, dan BUMN,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan program tidak diukur dari seremoni, melainkan dari manfaat yang tetap dirasakan masyarakat setelah kegiatan selesai.
“Ukuran keberhasilan kami sederhana, apakah manfaatnya masih terasa ketika kegiatan ini sudah selesai. Semoga sinergi BUMN dan masyarakat dapat terus mendorong Desa Kembang Kuning semakin maju, sejahtera, dan mandiri,” pungkasnya.
Bupati Boyolali, Agus Irawan, turut mengapresiasi pelaksanaan program.
“Saya berharap kegiatan ini tidak berhenti pada pelaksanaan program saja, tetapi menjadi awal dari kerja sama dan pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan. Karena pembangunan tidak dapat dilakukan oleh pemerintah sendiri. Diperlukan sinergi dan kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dunia usaha, perguruan tinggi, komunitas, serta seluruh masyarakat,” tegasnya.
Koordinator TJSL Badan Pengaturan BUMN, Fahrudin, menilai RBB sebagai wujud nyata pengabdian BUMN.
“Program RBB ini menjadi bentuk tanggung jawab sosial BUMN terhadap lingkungan dan masyarakat. Kami berharap, apa yang dilakukan oleh AirNav Indonesia, TASPEN maupun Jasindo, serta para relawan ini dapat dijaga dan dikembangkan oleh seluruh masyarakat desa, agar kebermanfaatannya bisa berjangka panjang dan lebih luas lagi,” katanya.
Program RBB 2026 di Boyolali menjadi bagian dari gerakan nasional bertema “Sebelas Lokasi, Satu Panggilan untuk Negeri.”
Kegiatan meliputi pelayanan kesehatan, edukasi siswa SDN 1 Kembang Kuning, dukungan distribusi makanan bergizi, interaksi dengan UMKM, revitalisasi Taman Sitinggil, penanaman pohon, panen raya tembakau, hingga edukasi pengelolaan wisata dan pemasaran produk unggulan.
Momentum HUT ke-81 RI juga dirayakan bersama masyarakat melalui upacara kemerdekaan dan kegiatan kebersamaan yang melibatkan anak-anak, pemuda, dan warga desa. (Rmt)

