Indonesia Punya Kapal Induk Giuseppe Garibaldi-551 dari Italy, untuk Bantu Bencana Alam

By
2 Min Read
040712-N-0119G-053 Atlantic Ocean (July 12, 2004) -- The Italian aircraft carrier ITS Giuseppe Garibaldi (C 551) and the Turkish frigate TCG Gediz (F 495) steam through the Atlantic Ocean while participating in Majestic Eagle 2004. Majestic Eagle is a multinational exercise being conducted off the coast of Morocco. The exercise demonstrates the combined force capabilities and quick response times of the participating naval, air, undersea and surface warfare groups. Countries involved in the NATO led exercise include the United Kingdom, Morocco, France, Italy, Portugal, Spain, and Turkey. Truman's participation in Majestic Eagle is part of her scheduled deployment supporting the Navy's new fleet response plan (FRP) Summer Pulse 2004, the simultaneous deployment of seven carrier strike groups (CSGs), demonstrating the ability of the Navy to provide credible combat across the globe, in five theaters with other U.S., allied, and coalition military forces. U.S. Navy photo by Photographer's Mate Airman Rob Gaston (RELEASED) For more information go to: http://www.cffc.navy.mil/summerpulse04.htm

Kapal Induk Giuseppe Garibaldi-551 dari Italy akhirnya tiba di tanah air setelah menempuh perjalanan melintasi berbagai negara.

Kedatangan kapal induk milik Indonesia itu disambut Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Ketua Komisi I DPR, Utut Adianto, Wakil Panglima TNI, Jenderal TNI Tandyo B Revita, dan para Kepala Staf Angkatan. Kapal induk ringan ITS Giuseppe Garibaldi-551 tersebut dihibahkan pemerintah Italia kepada Indonesia dan akan berubah nama menjadi Gajah Mada.

Kapal induk itu bersandar di dermaga 107, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Jumat (18/09), setelah sebelumnya memasuki perairan Indonesia usai bertolak dari Italia pada akhir Agustus 2026 lalu.

Dalam perjalanannya kapal ini telah menempuh rute-rute strategis selama 25 hari dengan jarak tempuh 6.870 mil laut melintasi Terusan Suez, Laut Merah dan Samudera Hindia.Untuk pengisian ulang logistik, bahan bakar (refuelling), maupun layanan teknis kapal ini mampir di Mesir, Arab Saudi dan Sri Lanka.

Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi-551 ini memiliki panjang 180,2 meter, lebar 33,4 meter, draft 6,7 meter. dan berat 13.850 Ton. Dengan sistem pendorong dari Combined Gas Turbine and Gas Turbine (COGAG) dan 4 Turbin Gas General Electric/Avio LM2500, kapal ini menghasilkan daya 81.000 tenaga kuda dengan kecepatan maksimal 30 knot.

Jarak jelajahnya 7.000 mil laut pada kecepatan ekonomis 20 knot, dan kapasitas angkutnya mampu menampung lebih dari 10-18 helikopter kelas menengah/berat, drone serta mengakomodasi hingga 830 personel gabungan.

Rencananya kapal ITS Giuseppe Garibaldi-551 akan digunakan untuk Operasi Militer Selain Perang (OMSP) khususnya dalam penanganan bencana dan bantuan kemanusiaan dan mempertegas langkah maju TNI dalam memperkuat dan memodernisasi Sistem Senjata Armada Terpadu TNI AL, sekaligus menunjukkan komitmen Indonesia terhadap pertahanan dan pengamanan wilayah laut Indonesia.

Dalam wawancara dengan para pemimpin media di Hambalang, Bogor, Presiden Prabowo menyampaikan kapal induk itu akan diisi dengan beberapa helikopter untuk tugas bantuan bencana. (MRZ)

Share This Article