TPI Soekarno-Hatta Pertahankan Prestasi Global, Masuk 10 Besar Layanan Imigrasi Terbaik Dunia Versi Skytrax

By
3 Min Read
Plt. Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) RI, Yuldi Yusman meninjau Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Jumat, 20 Maret 2026. (tangerangonline.id)

Di balik hiruk-pikuk keberangkatan dan kedatangan ribuan penumpang setiap harinya, Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) kembali menorehkan catatan emas di panggung dunia.

Pada ajang bergengsi World Airport Skytrax Awards 2026 yang digelar di London, Inggris, Rabu (18/3/2026), layanan imigrasi Soekarno-Hatta diumumkan sebagai salah satu dari 10 besar terbaik dunia.

Prestasi ini bukan sekadar angka dalam daftar peringkat, melainkan bukti konsistensi Indonesia dalam menjaga kualitas layanan publik di tengah persaingan global yang semakin ketat.

Sejak tahun lalu, Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Soekarno-Hatta berhasil mempertahankan posisinya, sejajar dengan bandara kelas dunia seperti Singapore Changi Airport, Bahrain International Airport, dan Hong Kong International Airport.

Penilaian Skytrax dilakukan melalui survei internasional yang melibatkan pengguna jasa dari lebih 100 kewarganegaraan.

Faktor-faktor yang menjadi sorotan antara lain efisiensi waktu tunggu, pemanfaatan teknologi autogate, ketersediaan jalur prioritas, hingga profesionalisme petugas imigrasi yang menjadi wajah pertama Indonesia bagi para pendatang.

Plt. Direktur Jenderal Imigrasi, Yuldi Yusman saat melakukan pemantauan langsung TPI Terminal 3 Bandara Soetta, Tangerang, Jumat (20/3/2026), menyampaikan rasa bangga atas capaian tersebut dan mengapresisasi seluruh pegawai Imigrasi dan KOMBATA (Komunitas Bandara Soekarno-Hatta).

“Kegiatan ini tentunya ingin memastikan bahwa pelayanan keimigrasian selama periode mudik Lebaran itu berjalan dengan lancar. Dan pada hari ini kami dari pusat melihat langsung didampingi oleh Kakanim Soetta dan ternyata betul memang semua berjalan dengan lancar dan dipastikan tidak ada antrean​,” ujar Yusman.

Ia menjelaskan, Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta berkomitmen dalam menyiapkan langkah-langkah strategis untuk menghadapi lonjakan arus penumpang terus dibuktikan secara nyata. Hal ini tercermin dari penghargaan Skytrax yang berhasil dipertahankan selama dua tahun berturut-turut.

“Ini suatu pencapaian yang luar biasa, karena kita bisa mempertahankan Skytrax dari tahun lalu sampai dengan tahun sekarang kita tetap berada di urutan 10 besar dunia,” kata Yusman.

“Pencapaian ini tidak terlepas dari kerja keras dan komitmen seluruh jajaran imigrasi, khususnya di Bandara Soekarno-Hatta, dalam menghadirkan layanan yang cepat, responsif, dan berorientasi pada kenyamanan pengguna jasa,” tambahnya.

Ke depan lanjutnya, pihaknya akan terus memperkuat kolaborasi dan inovasi guna memastikan layanan keimigrasian Indonesia semakin adaptif, modern, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta tantangan global.

“Kami memastikan bahwa pelayanan keimigrasian selama periode mudik Lebaran berjalan dengan baik, lancar, dan terkendali. Penghargaan ini bukanlah garis finis, melainkan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan yang terbaik untuk masyarakat. Demikian yang dapat kami sampaikan,” pungkas Yuldi Yusman. (Rmt)

Share This Article