AirNav Indonesia resmi menjalin kemitraan strategis dengan Airservices Australia (ASA) melalui penandatanganan memorandum of understanding (MoU) di Canberra, Australia, pada 27 Juli 2026.
Kesepakatan ini ditandatangani oleh Direktur Utama AirNav Indonesia, Capt. Avirianto Suratno, dan Chief Executive Officer Airservices Australia, Rob Sharp, sebagai langkah memperkuat modernisasi layanan navigasi penerbangan di kawasan Asia Pasifik.
Capt. Avirianto mengatakan bahwa kerja sama ini menjadi fondasi penting dalam menghadirkan layanan navigasi yang lebih aman, efisien, dan berkelanjutan.
“Tujuan utamanya adalah bagaimana AirNav Indonesia dan Airservices Australia mewujudkan layanan navigasi penerbangan yang semakin aman, efisien, dan berkelanjutan baik di wilayah udara Indonesia maupun kawasan Asia Pasifik,” ujar Avirianto dalam keterangan resminya pada Senin (26/7/2026).
Ia menambahkan, kolaborasi ini juga diharapkan mempercepat transfer pengetahuan dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia.
Kerja sama berdurasi lima tahun ini mencakup empat bidang utama, yakni modernisasi ruang udara dan inovasi operasional, pengembangan SDM, keselamatan dan keberlanjutan, serta penyelarasan strategi internasional dan regional.
Melalui kolaborasi ini, kedua institusi akan berbagi praktik terbaik untuk menjawab tantangan industri penerbangan masa depan.
Rob Sharp, CEO Airservices Australia, menyebut kemitraan ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat kapabilitas regional.
“Kami berharap, melalui kerja sama ini, AirNav Indonesia dan Airservices Australia dapat saling berbagi pengalaman dan keahlian terbaiknya untuk berkolaborasi, menghadirkan layanan navigasi penerbangan yang memberikan manfaat bagi perkembangan industri penerbangan, khususnya di kawasan Asia Pasifik,” katanya.
Dengan kesepakatan ini kedua pihak berkomitmen dalam membangun sistem transportasi udara yang lebih aman, efisien, inovatif, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat konektivitas regional. (Rmt)

