Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar Lomba Mewarnai di Tandon Ciater, Jalan Widya Kencana, Ciater Serpong, Tangsel, Rabu (6/9/2017). Perlombaan itu untuk memperkenalkan demokrasi terhadap anak sejak usia dini, sehingga pesertanya melibatkan para murid taman kanak-kanak.
“Dalam Lomba mewarnai ini diikuti Tk se-Tangsel kurang lebih 140 peserta, dengan target pendidikan pemilih pra pemilih, lantaran tk disebutnya pra pemilih, sehingga dikenalkan proses pencoblosan,” ungkap Katua KPU Tangsel, Subhan.
Ia berharap, dengan adanya kegiatan seperti ini mampu menjadi sosialisasi terhadap anak sejak usia dini sehingga mampu menjadi kenangan dan ingatan bagi peserta, yakni pembekalan disaat anak-anak telah memasuki masa pencoblosan.
“Saya inginnya sosialisasi ini tersampaikan kepada elemen masyarakat, dapat dikenang dan diingat dan dilanjutkan oleh orang tua dan gurunya untuk dapat di selenggarakan,” harapnya.
Sementara itu Didih Sudi, Ketua KPU Provinsi Banten Mengatakan bahwa dirinya mengapresisiasi kegiatan pengenalan tersebut lantaran pengenalan sejak usia dini lebih baik, dan mampu menjadi bekal terhadap anak.
“Untuk menanamkan nilai demokrasi dan pemilu lebih baik dilakukan sejak dini, dan hal positif ini kita sambut baik,” katanya.
Untuk diketahui, Lomba Mewarnai bertemakan mewarnai Pemilu dengan Cinta Untuk Indonesia, merupakan pengenalan awal tatacara pencoblosan dan dilanjutkan dengan simulasi pemungutan Suara yang bertujuan mengenalkan pemilu sejak dini dengan upaya menghayati demokrasi dan kecintaan terhadap Indonesia. (Arf)

