Lentera Sepatan Kritisi Penanganan Banjir, Ini Kata Lurah

By
Redaksi
2 Min Read

Lentera Sepatan, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, mengkritisi kinerja Lurah Sepatan dalam mengatasi banjir di wilayah Kampung Dukuh, Kelurahan Sepatan.

Ketua Lentera Sepatan Alif Lazuardi mengatakan, Lentera turun ke lokasi banjir di Kampung Sepatan dan Kampung Dukuh, menyalurkan bantuan logistik.

“Kita di lokasi banjir, namun tidak nampak Lurah Sepatan di lokasi banjir, penanganan yang lambat tersebut membuat warga mengeluh,” kata Ketua Lentera Sepatan Alif Lazuardi kepada tangerangonline.id, Minggu (2/2/2020).

Alif menyebutkan, bantuan sekedarnya dari hasil patungan perorangan. Sedangkan kondisi banjir, hari ini mulai surut dan bantuan sudah datang dari Kelurahan Sepatan.

“Jikalau sulit memberi bantuan logistik di awal banjir karena harus menunggu bantuan dari BPBD Kabupaten Tangerang agar satu pintu koordinasi, sulitkah jika memberi bantuan moril terlebih dahulu dengan turun ke warga sambil melihat kondisi sebenarnya di lapangan,” ucapnya.

“Teoritis aksi kemanusiaan tidak boleh lebih tinggi dari nilai kemanusiaan itu sendiri,” ujarnya.

Alif mengungkapkan, Lentera Sepatan mengkritisi kinerja Lurah Sepatan sekaligus sebagai surat terbuka yang mudah-mudahan ini menjadi bahan introspeksi atau perbaikan kedepannya dan tidak ada jawaban sanggahan.

“Kita disini mengkritisi kinerja Lurah supaya kedepan ada perbaikan wilayah di saat bencana,” tandas Alif.

Sementara itu, Lurah Sepatan Akhmad Khudori saat dihubungi lewat telepon seluler mengatakan, kalau bisa pertemukan saja dengan Lentera biar per persoalan ini tidak sepihak. Pasalnya ketika banjir pada Sabtu 1 Februari 2020 dirinya sampai menginap di kantor Kelurahan.

“Gini aja deh kita pertemukan saja kedua belah pihak biar fer, jangan sepihak,” ucapnya lewat telephon seluler kepada tangerangonline.id.(Sam)

Share This Article