Pemerintah Daerah Terkesan Tutup Mata Soal Jalan Berlubang dan Rawan Kecelakaan

By
2 Min Read

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang terkesan tutup mata soal banyaknya kasus kecelakaan lalu lintas akibat jalan nasional yang berlubang mulai dari arah Serang Palima hingga Labuan.

Hal ini dikatakan Ketua Umum Badan Pemantau Pembangunan Provinsi Banten (BP3B) Apandi Jarkasih kepada awak media, Minggu (4/4/2021).

Apandi mengatakan, dari hasil pantauan dan catatan selama ini masyarakat banyak yang mengeluhkan kondisi buruknya infrastruktur jalan di wilayah Provinsi Banten khususnya di Kabupaten Pandeglang, pihaknya berharap kepada Pemerintah khususnya dinas terkait ada inovasi untuk mengantisipasi kondisi jalan berlubang.

“Sebenarnya banyak korban lakalantas yang diakibatkan jalan berlubang. Kita berharap Pemkab Pandeglang peka dan memperhatikan kondisi infrastruktur jalan nasional, Provinsi dan kabupaten yang saat ini sangat buruk dan memperihatinkan. Jangan seakan tutup mata dengan alasan anggaran ini digunakan untuk pandemi covid-19,”katanya.Apandi menuturkan, dirinya mengapresiasi langkah yang dilakukan jajaran Satlantas Polres Pandeglang yang melakukan upaya perbaikan jalan berlubang nasional di Pandeglang yang kerap menimbulkan lakalantas.

“Saya apresiasi langkah pihak kepolisian yang telah berupaya perbaiki jalan berlubang yang kerap menimbulkan kecelakaan,” ujarnya.

Apandi menjelaskan, jalan ke wilayah Pandeglang kerap menimbulkan kemacetan apalagi menjelang hari libur pekan dibeberapa titik ruas jalan di wilayah Pandeglang.

“Kemacetan kerap juga terjadi di sepanjang jalan Cidadung hingga Palima, Kadubanen hingga Mengger dan titik obyek wisata seperti Cikadeun dan Cikole. Itu pun harus menjadi pemikiran pemerintah agar menjadi terobosan pembangunan untuk kemajuan daerah, khususnya ekonomi, sosial budaya dan keamanan,” ujarnya. (Dan)

Share This Article