Home Berita Permodalan UKM dan Koperasi Semester I Terserap Rp 45 M

Permodalan UKM dan Koperasi Semester I Terserap Rp 45 M

0

Semester I tahun 2016 , Unit Pelayanan Teknis (UPT) dan Unit Pengelola Dana  Bergulir (UPDB) Kabupaten Tangerang habiskan Rp 45 miliar untuk pinjaman permodalan Usaha Kecil Menengah dan Koperasi (UKM dan Koperasi). Dana sebesar itu diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di Wilayah Kabupaten Tangerang.

“Sampai bulan Juli lalu, Kami sudah menyalurkan sekitar Rp 45 miliar  kepada masyarakat Kabupaten Tangerang melalui program dana bergulir. Dana yang di keluarkan ini  untuk mendorong permodalan usaha mikro kecil menegah (UMKM) dan Koperasi yang akan melakukan peningkatan kapasitasnya,” kata Vicky Viska, kepala Tata Usaha UPT Unit Pengelola Dana Bergulir (UPDB) Kabupaten Tangerang saat ditemui di kantornya, Jumat (26/8/2016).

Para UMKM dan Koperasi yang menerima fasiltas dana bergulir dari UPDB Kabupaten Tangerang akan mendapatkan pinjaman untuk menambah modal berjangka hingga mencapai Rp. 100 juta. “Sehingga para UMKM dan Koperasi tersebut dapat memperluas usaha lebih besar lagi dari pada sebelumnya,” lanjut Vicky.

Vicky menambahkan bahwa pemberian fasilitas modal saat ini sangat penting mengingat persaingan usaha di pasar sangat ketat, sehingga diperlukan dorong pemerintah dalam menjaga perkembangan UMKM khususnya di Kabupaten Tangerang.

“Karena UMKM sangat banyak menyerap tenaga kerja, sehingga diharapkan dengan berkembanganya usaha dapat mendorong pengentasan kemiskinan dan pengangguran di seluruh wilayah kabupaten tangerang,” tegasnya.

Sementara, Saiful Rachman, pelaku UMKM asal Kabupaten Tangerang mengatakan bahwa berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, saat ini sudah mulai banyak pilihan fasiltas permodalan untuk pelaku UMKM Kabupaten Tangerang.

“Saat ini sudah ada program Dana Bergulir, ada program kemitraan dengan pelaku usaha yang lebih besar atau bisa juga meminjam ke Koperasi yang ditunjuk Dinas Koperasi dan UMKM,” ungkapnya.

Saiful melanjutkan, selama syarat-syarat adminsitrasi terpenuhi seperti legalitas UMKM dan memiliki jaminan, sangat mudah mendapatkan bantuan modal terutama melalui program fasilitas modal untuk UMKM melalui UPT UPDB.

Dengan kemudahan seperti ini, para pengusaha UKMK dapat lebih ekspansif dalam memasarkan barang-barang hasil produksinya, sehingga dapat meningkatkan jumlah pekerja dan meningkatkan kesejahteraannya,” harapnya. (Yan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here