Home Berita Jelang WTA, Akses ke Kawasan Puspiptek Lengang

Jelang WTA, Akses ke Kawasan Puspiptek Lengang

0

Pemkot Tangsel terus menyiapkan pelaksanaan Tangsel Global Innovation Forum (TGIF)-World Technopolis Association (WTA) pada 20 September nanti di kawasan Puspiptek. Salah satunya, persiapan akses jalan menuju area pelaksanaan di Kecamatan Setu.

Sejumlah ruas jalan ke arah pusat penelitian dan teknologi terbesar di tanah air itu sudah tampak lebih baik. Setidaknya, ada tiga ruas jalan dari arah pintu Tol BSD yang akan dilintasi tamu event skala internasional tersebut. Kondisinya, saat ini sudah mulus.

Dari catatan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBSMDA) Kota Tangsel, ruas jalan itu antara lain Jalan Rawa Buntu Raya, Jalan Taman Tekno dan Jalan Puspiptek Raya. Kewenangan tiga ruas jalan ini dimiliki instansi berbeda.

“Kalau ruas jalan Taman Tekno, itu sudah diserahkan oleh pengembang BSD pada tahun ini. Untuk pelsakanaan hotmixnya dilakukan oleh kami (DBMSDA Tangsel). Sedangkan untuk ruas jalan Rawa Buntu Raya, itu sebagian masih milik BSD,” kata Kabid Bina Marga pada DBSMDA Kota Tangsel, Aris Kurniawan.

Sedangkan ruas jalan Puspiptek Raya, menurutnya merupakan kewenangan Pemerintah Propinsi Banten melalui Dinas Bina Marga dan Tata Ruang (DBMTR). Seluruh ruas jalan ini, menurutnya dibenahi untuk menyambut pelaksanaan event skala internasional yang bakal mengundang ilmuan dari luar negeri itu.

“Iya betul kalau jalan taman Tekno itu nantinya akan kita jadikan percontohan pedestrian untuk ruas jalan kota di Kota Tangsel. itu jalan panjangnya 1,2 Kilometer dengan lebar 9 dikali 2 meter. Nanti akan ada tambahan pekerjaan lain di jalan itu,” tambah Aries.

Kepala DBMSDA Kota Tangsel Retno Prawati menambahkan pada pelaksanaan TGIF-WTA ini memang DBMSDA Kota Tangsel koordinasi dengan berbagai pihak untuk menyiapkan akses. Salah satunya dengan Pemprov Banten dan Pengembang BSD.

“Karena ruas jalan di Tangsel ini kewenangannya bukan hanya Pemkot Tangsel, kita juga koordinasi dengan pihak lain. BSD pun memberikan bantuan hotmix untuk ruas jalan yang masih kewenangan mereka,” kata Retno menjelaskan.

Retno menambahkan, selama pelaksanaan TGIF-WTA 2016 ini pihaknya juga menghentikan sementara waktu pelaksanaan perbaikan Jalan Buaran-Viktor. Menurutnya, hal itu dilakukan untuk menghindari kemacetan di kawasan tersebut.

“Jadi nantinya pelaksanaan betonisasi di Jalan Viktor Buaran itu dihentikan sementara. Setelah itu dilanjutkan setelah pelaksanaan TangselGIF 2016,” tukasnya. (Ded)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here