Home Berita Kekerasan Terhadap Avsec Kembali Terjadi, Ini Kata Otoritas Bandara Soetta

Kekerasan Terhadap Avsec Kembali Terjadi, Ini Kata Otoritas Bandara Soetta

0
SHARE
Tindakan kekerasan terhadap petugas Aviation Security (Avsec) kembali terjadi di Bandara. Terbaru, kekerasan terhadap petugas terjadi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang.

Perbuatan tidak terpuji itu dilakukan oleh seorang penumpang pesawat berinisial AG (56). Ia menampar wajah petugas Avsec yang sedang bertugas di Security Check Point (SCP) Terminal 1A Bandara Soetta, Jumat (7/7) sekira pukul 15.38 WIB, kemarin.

Informasi yang dihimpun, ketika melewati SCP 1, lampu indakor metal detector menyala dan petugas yang menjadi korban meminta izin kepada pelaku penamparan untuk dilakukan pemeriksaan badan (bodysearch), saat itulah terjadi tindakan kekerasan

Akibat perbuatannya, penumpang pesawat Lion Air JT-820 rute Tangerang – Palu tersebut ditinggal pesawat karena proses pemeriksaan.

“Kejadian tersebut diselesaikan secara musyawarah dengan cara kekeluargaan. Korban tidak melaporkan kepada polisi, sementara pelaku meminta maaf dan membuat surat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya,” kata Kasubag Humas Polres Bandara Soetta, Ipda Parayogo kepada TangerangOnline.id, Sabtu (8/7/2017).

Prayogo mengaku, dalam proses perdamaian tersebut, pihaknya hanya memfasilitasi kedua belah pihak. “Pelaku dan korban memang sudah berniat menyelesaikan kejadian tersebut secara kekeluargaan sebelum menuju Polres Bandara Soetta. Kami hanya memfasilitasi saja,” ujar Prayogo.

Dihubungi terpisah, juru bicara Otoritas Bandara Wilayah I Bandara Soetta, Mochammad Syukur menjelaskan, pemeriksaan terhadap penumpang penerbangan terlebih penumpang yang akan berangkat wajib hukumnya di bandar udara.

“Sesuai dengan yang tertuang di dalam UU nomor 1 Tahun 2009 tentang penerbangan, penumpang penerbangan wajib mengikuti prosedur pemeriksaan saat memasuki terminal bandara khususnya penumpang yang akan berangkat,” kata Syukur.

Menurut Syukur, pihaknya sudah melakukan sosialisasi terkait aturan baik pemeriksaan terhadap penumpang untuk memastikan keamanan penerbangan di seluruh terminal Bandara Soetta.

“Sebenarnya (sosialisasi) sudah dilakukan, dalam bentuk banner dan spanduk sebelum memasuki pemeriksaan di SCP, seperti diminta kepada penumpang untuk melepas ikat pinggang, jam tangan dan benda berbahan logam lainnya,” jelas Syukur.

Karena kata Syukur, selama masih ada benda berbahan logam melekat pada tubuh calon penumpang, alat walk trought metal detector (WTMD) akan berbunyi.

“Kalau alat tersebut masih berbunyi, maka penumpang tersebut wajib diperiksa secara manual oleh petugas Avsec untuk memastikan benda tersebut tidak berbahaya untuk penerbangan,” ujarnya.

Kendati demikian, Syukur mengaku pihaknya akan terus melakukan sosialisasi kepada calon penumpang.

“Kami juga meminta kepada petugas Avsec agar memberikan pelayanan dalam melaksanakan tugas sesuai dengan prosedur, jangan sampai membuat pengguna jasa merasa tersinggung,” tandasnya. (Rmt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here