Home Berita Pergerakan Kargo di Bandara Soetta Akan Meningkat pada Bulan Puasa

Pergerakan Kargo di Bandara Soetta Akan Meningkat pada Bulan Puasa

0
SHARE

Arus barang atau kargo di Bandara Internasioanal Soekarno-Hatta (Soetta) pada bulan suci Ramadhan 1439H ini diperkirakan akan mengalami kenaikan. Kenaikan arus barang ekspor impor akan terjadi hingga H-5 lebaran.

Hal itu diungkapkan oleh Deputy Director Operations & Services PT Jasa Angkasa Semesta (JAS) Subiyono. Menurutnya, kenaikan arus kargo khususnya ekspor di Bandara Soetta bisa mencapai 20-30 persen dari dari biasanya.

“Kenaikan (ekspor) sudah mulai ada. Ini disebabkan karena akan ada penyesuaian hari libur pada saat lebaran. Dimana pelayanan Bea Cukai dan Karantina tidak seperti hari biasanya,” kata Subiyono di Bandara Soetta, Tangerang, Selasa (15/5/2018).

Dikatakannya, arus barang impor maupun ekspor terus meningkat hingga di pertengahan bulan puasa. Puncaknya untuk ekspor terjadi pada H – 5 sementara impor H – 15.

Menurut Subiyono, perkiraan kenaikan volume arus kargo untuk ekspor maupun impor pada bulan puasa merupakan pengalaman pada tahun 2017.

“Volume arus barang yang ada sekarang ini rata-rata bergerak di angka 600-700 ton per hari. Biasanya kargo Internasional sedikit lebih banyak 5-6 persen,” katanya.

Oleh karenanya, pihaknya tengah mempersiapkan langkah guna mengantisipasi kenaikan volume kargo selama bulan puasa agar pengguna jasa tetap terlayani. Salah satunya, yakni mengubah mesin X-Ray yang kapasitasnya lebih besar.

“Pertama kami telah melakukan pengubahan model X-Ray yang tadinya single view menjadi dual view yang kapasitasnya lebih besar. Sehingga dapat mempercepat pemeriksaan pada saat ekspor,” ujarnya.

Selain itu, PT JAS juga menambah sumber daya manusia yang bersertifikat di bidangnya. Diantaranya, menambah Forklift operator dan Aviation Security (Avsec).

“Teamnya ditambah kurang lebih 25 persen pada titik-titik tertentu dan memanfaatkan kapasitas parking bay agar pergerakan kendaraan (pengangkut barang kargo) lebih optimal,” ujarnya.

“Kamu optimistis dapat melayani dengan baik dan tetap menjaga keamanan dan keselamatan penerbangan,” tambahnya.

Untuk diketahui, pada tahun 2017 lalu, CAS Group ini melayani sedikitnya 275 ribu ton kargo dan 68 ribu penerbangan dari seluruh station dimana PT JAS beroperasi. Penyumbang kargo terbesar yakni, Bandara Soetta, Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bandara Juanda dan Bandara Kualanamu. (Rmt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here