Home Berita Garuda Indonesia Apel Kesiagaan Bersama Stakeholder Bandara Soetta

Garuda Indonesia Apel Kesiagaan Bersama Stakeholder Bandara Soetta

0

Maskapai nasional Garuda Indonesia bersama seluruh stakeholder layanan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) gelar apel Kesiagaan operasional peak season lebaran di Kantor Pusat Garuda Indonesia, Tangerang, Rabu (30/5).

Melalui kegiatan tersebut, Garuda Indonesia mengintensifkan koordinasi persiapan pelaksanaan operasional peak season Lebaran yang akan dimulai pada tanggal 8 Juni hingga 24 Juni 2018 mendatang.

Apel kesiagaan yang dipimpin langsung oleh Direktur Utama Garuda Indonesia Pahala N. Mansury ini dihadiri sebanyak 400 personil pemangku kepentingan layanan kebandaraan seperti Polres Bandara Soetta, Kodim Wirajaya Tangerang, Kantor Imigrasi Soetta, Kantor Bea Cukai Soetta, Balai Besar Karantina Ikan Soetta, Balai Besar Kesehatan BSH, Avsec Bandara Soetta, hingga Pos Polisi Militer Bandara Soetta.

Pada kesempatan tersebut, Garuda Indonesia juga berkesempatan melakukan pemeriksaan ramp check Terminal 3 Bandara Soetta untuk menjamin kesiapan operasional penerbangan jelang peak season.

Direktur Utama Garuda Indonesia Pahala N. Mansury mengatakan, apel kesiagaan bersama sejumlah stakeholder layanan kebandaraan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan dan kelancaran operasional bandara jelang peak season.

“Kami percaya koordinasi intensif bersama seluruh stakeholder kebandaraan merupakan kunci penting bagi kami dalam memaksimalkan kelancaraan operasional mulai dari aspek layanan pre-flight, in flight, hingga post flight,” ujar Pahala di Bandara Soetta, Tangerang, Rabu (30/5/2018)

Ia menjelaskan, pihakhya menyadari kelancaran kinerja operasional penerbangan Garuda Indonesia tidak terlepas dari sinergi bersama yang dilakukan antar stakeholder layanan penerbangan khususnya hal-hal yang terkait dengan pelayanan kebandaraan – kami optimis dengan koordinasi intensif yang dilaksanakan antar pemangku kepentingan, kelancaran operasional penerbangan dapat ter-maintain dengan baik.

“Kegiatan ini juga sekaligus menjadi upaya antisipasi Garuda Indonesia terhadap potensi kendala operasional baik dari internal maupun eksternal yang bisa berdampak terhadap kelancaran operasional penerbangan”, jelasnya.

Lebih lanjut, Garuda Indonesia terus memperkuat capaian tingkat ketepatan waktu (On Time Performance/OTP) jelang operasional peak season Hari Raya Lebaran mendatang.

Memasuki periode peak season Lebaran 2018 pada 8 Juni 2018 mendatang, Garuda Indonesia mencatatkan peningkatan capaian OTP menjadi 90 persen pada selama periode bulan Mei 2018.

Jelang periode peak season Lebaran 2018, Garuda Indonesia Group menyiapkan sedikitnya 150.510 kursi penerbangan ekstra untuk mengantisipasi peningkatan trafik penumpang selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran 2018, yang diperkirakan akan berlangsung pada tanggal 8 Juni 2018 hingga 24 Juni 2018 (H-7 s/d H+9) baik untuk rute domestik dan internasional.

Kapasitas penerbangan tambahan tersebut terdiri dari 768 frekuensi penerbangan tambahan yaitu 480 penerbangan Citilink dan 288 penerbangan Garuda Indonesia. Kapasitas tambahan tersebut meningkat sebesar 39 persen dibandingkan tahun lalu yang sebesar 107.750 kursi. (Rmt)