Home Berita Kuliah Umum Mensos di Seskoal: Kampung Siaga Bencana Untuk Pemulihan Sosial

Kuliah Umum Mensos di Seskoal: Kampung Siaga Bencana Untuk Pemulihan Sosial

0

Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) mendapat kehormatan menerima kuliah umum dari Menteri Sosial RI Dr Agus Gumiwang Kartasasmita M.Si, yang tampil sebagai Dosen Tamu Pendidikan Reguler Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Dikreg Seskoal) Angkatan Ke-57 Program Magister Terapan TA 2019.

Komandan Seskoal Laksamana Muda TNI Dr. Amarulla Octavian, ST, M.Sc., DESD menerima secara resmi kedatangan Mensos RI di Markas Komando (Mako) Seskoal. Kedatangan Mensos RI didampingi Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos RI Dr. Harry Hikmat, Kepala Biro Perencanaan Kemensos RI Dr. Adhy Karyono dan beberapa staf.

Komandan Seskoal menyampaikan ucapan terima kasih atas kesediaan Mensos RI yang telah berkenan hadir memenuhi undangan Seskoal sekaligus menyampaikan kata pengantar.

Usai membacakan Riwayat Hidup (RH) singkat kepada para Perwira Mahasiswa (Pasis), Komandan Seskoal menyampaikan ulasan singkat pentingnya TNI melaksanakan operasi gabungan terpadu dalam mitigasi bencana sebagai salah satu bentuk Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

“Berbagai bencana dalam beberapa tahun terakhir menuntut kesiagaan yang tinggi satuan operasional TNI bersama Kemensos RI, BNPB, pemerintah daerah dan seluruh instansi terkait lainnya,” kata Komandan Seskoal, Laksda TNI Amarulla Octavian, Selasa (22/1/19) di Markas Seskoal, Jakarta.

Sementara itu, dalam kuliah umumnya, Mensos Agus Gumiwang Kartasasmita, menilai kuliah umum berjudul “Peran Kementerian Sosial RI dalam Penanganan Masyarakat Pesisir pasca Bencana Alam” merupakan forum akademik yang penting, untuk menjelaskan berbagai capaian dan program-program Kemensos RI.

Dalam sesi tanya jawab, dibahas pula berbagai kegiatan dan komponen Kampung Siaga Bencana (KSB), termasuk kampung-kampung yang secara geografis berada di pesisir.

“Program KSB juga sangat bermanfaat dalam pemulihan sosial, mengingat para korban perlu diberikan bantuan pemulihan (santunan ahli waris, jaminan hidup, isi hunian dan bahan bangunan rumah), dan layanan dukungan psikososial, serta melaksanakan rujukan shelter, sekolah, kesehatan, sanitasi air dan lapangan pekerjaan,” beber Mensos RI,
Agus Gumiwang Kartasasmita.

Kegiatan KSB tersebut, kata Mensos, selaras dengan beberapa program Pembinaan Potensi Maritim yang dilaksanakan oleh Pangkalan-Pangkalan TNI AL (Lanal) di daerah-daerah.

Di akhir kuliah umumnya, Mensos RI menyambut baik berbagai saran dan masukan dari para peserta kuliah umum dan menyampaikan apresiasi yang tinggi atas perhatian dan antusias para Pasis dan Dosen Seskoal.

Dalam kuliah umum tersebut, hadir seluruh Pasis Seskoal yang terdiri dari 138 Pasis TNI AL, 2 Pasis TNI AD dan 2 Pasis TNI AU, 8 Pasis Negara Sahabat dari Australia, India, Malaysia, Singapura, Pakistan, Korea Selatan, Jepang, dan Thailand.

Hadir pula Wadan Seskoal Laksamana Pertama TNI Tatit Eko Witjaksono, SE, M.Tr(Han), para pejabat utama Seskoal, para dosen dan tenaga kependidikan baik perwira, bintara, tamtama dan PNS Seskoal.

Sebagai wujud program “Seat In” maka kuliah umum ini juga menerima kehadiran 22 mahasiswa dari luar Seskoal, seperti dari Universitas Pertahanan (Unhan) dari Prodi Manajemen Bencana, Prodi Diplomasi Pertahanan dan Prodi Manajemen Pertahanan, mahasiswa dari FISIP Universitas Indonesia (UI), mahasiswa dari FISIP UIN Syarif Hidayatullah, mahasiswa STISIP Widuri dari ilmu Kesejahteraan Sosial serta Lembaga Litbang Maritim Muda Indonesia.(MRZ)