Beranda Berita Kabiro Logistik Polda Banten Minta Anggotanya Kawal Pengamanan Kotak Suara

Kabiro Logistik Polda Banten Minta Anggotanya Kawal Pengamanan Kotak Suara

0

Polres Kota Tangerang menggelar apel kesiapan pemilu tahun 2019 tahap pemungutan suara operasi mantap brata 2018 di wilayah hukum Polres Kota Tangerang yang bertempat di Lapangan Maulana Yudha Negara, Kamis (04/04/2019) sore.

Kegiatan ini diikuti oleh dua ribu personil dari setiap polsek di wilayah hukum Polres Kota Tangerang. Kepala Biro Logistik Polda Banten, Kombes Pol Linggo Wijanarko sebagai pembina Apel mengingatkan kepada anggota yang sudah ditugaskan untuk menjaga TPS harus benar-benar menjalankan tugasnya dengan baik.

“Bukan hanya pengamanan situasi dan kondisi tapi juga pengamanan kepada kotak suara, ini harus benar-bener dikawal juga proses distribusinya,” ujarnya.

Lanjut Linggo, dikhawatirkan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan menjelang pemilu, karena kotak suara adalah hal yang paling sensitif maka perlakuan terhadap kotak suara harus benar-benar maksimal.

“Jangan sampai kotak suara biasa jebol nantinya, malah kalau bisa saat sholat pun didekat kotak suara tersebut. Jangan ditinggal-tinggal,” ucapnya.

Sedangkan menurut Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Sabilul Alif pihaknya sudah jauh-jauh hari menugaskan para anggota yang dikerahkan untuk menjaga TPS.

“Jadi para masing-masing anggota ini sudah tau dimana tempat mereka ditugaskan. Mangkanya kalau bisa h-7 tuh mereka harus sudah mengenal lingkungan tersebut. Seperti camatnya, lurahnya, KPPS, tokoh pemuda, dan tokoh agama serta mengantisipasi kerawanan-kerawanan yang terjadi nantinya,” jelasnya.

Sabilul menuturkan, dengan jumlah TPS sebanyak 5490 yag ada di Kabupaten Tangerang sebanding dengan jumlah anggota yang dikerahkan untuk menjaga TPS. Ia menyebutkan 1 anggota menjaga kurang lebih 5 sampai 8 TPS.

“Ini sudah sangat sebanding dam tidak kurang, dan benar kata pak Karolog, bahkan kalau perlu dipeluk ya itu di peluk kotak suaranya, kalau perlu sholat ya disitu sholatnya jangan ditinggal-tinggal,” ucap Sabilul.

Perlu diketahui, penjagaan menjelang pemilu bukan hanya melibatkan polisi namun juga TNI sebanyak 3 kompi sebanyak 300, Brimob sebanyak 100 orang 1 kompi, dan Linmas 1 TPS sebanyak 2 orang. (Ais)