Home Berita Marcelia Foundation Bagikan Daging Hewan Kurban Dimasak ke Gelandangan

Marcelia Foundation Bagikan Daging Hewan Kurban Dimasak ke Gelandangan

0

Dalam merayakan Hari Raya Idul Adha atau hari raya kurban, lazim membagikan daging mentah hewan kurban kepada warga sekitar dan orang tidak mampu. Namun berbeda dengan Lembaga Marcelia Founfation yang bergerak di bidang sosial ini.

Pihaknya mengolah terlebih dahulu daging hewan kurban yang diberikan oleh masyarakat dengan cara memasaknya dan dikemas menjadi ratusan porsi makanan layaknya seperti nasi kotak yang disajikan direstoran-restoran ternama. Kemudian baru dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan seperti pengemis, gelandangan, pemulung dan anak-anak jalanan.

Ketua Marcelia Foundation, Marselia ST Krenata menjelaskan, berbagi daging hewan kurban yang sudah masak dan siap santap tersebut merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap tahun. Hal itu adalah inisiatif atau buah pemikiran dari pihaknya, bagaimana agar daging kurban itu bisa dirsakan juga oleh para gelandangan, tunawisma, pengemis dan orang gangguan jiwa.

“Kegiatan seperti ini setiap tahun kita lakukan, sudah 5 tahun ini. Ini inisiatif kita agar para gelandangan, anak jalanan juga dapat merasakan daging hewan kurban, dan itu, kita sedikit pun tidak memakan daginggnya, karena khusus untuk gelandangan,” jelasnya saat ditanyai melalui telepon via WhatsAppnya Selasa (13/8/2019).

Ia menambahkan, dalam pembagiannya pihaknya menyisir sepanjang jalan diwilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggunakan tiga kendaraan sepeda motor dan membagikan kepada para gelandangan yang ditemui sepanjang jalan.

“Diwilayah Tangsel aja, bagi-baginya pake motor, ada tiga motor. Kita jalan aja sepanjang jalan, kalau ketemu gelandangan kita kasih,” tutupnya.

Kegiatan tersebut mendapat tanggapan dari salah seorang warga warga Tangsel yang berdomisili di Kelurahan Jombang, Ade Gunawan, menurutnya kegiatan seperti ini sangat positif sekali, karena ini adalah suatu wujud kepeduli yang nyata terhadap orang-orang yang kurang mampu.

“Ini kan ide (Pokok Pikiran) yang sangat bagus, setiap hari raya kurban tidak semua orang terpikirkan hal ini. Para gelandangan dan orang gila kan mereka nggak bisa masak dan belum tentu juga dapat bagian daging hewan kurban, mayoritas daging kurban dibagikan kepada masyarakat yang mampu. Ya diharapkan, kegiatan seperti ini bisa dijadikan contoh untuk kedepannya bagi semua warga lainnya,” tukasnya. (Ban)