Home Berita SMA di Tangsel Dapat 15 Persen Dari Hasil Penjualan Buku

SMA di Tangsel Dapat 15 Persen Dari Hasil Penjualan Buku

0

Penyedia buku atau agen yang biasa mensuplai buku di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 6 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengaku membagi keuntungan sebesar 15 persen dari hasil penjualan.

Darmansyah selaku agen buku juga tak menampik perihal besaran harga pembelian buku untuk 16 buku paket.

“Kita jualan, tapi kecil, nggak besar, angka satu juta itu benar, setoran ke sekolah 15 persen. Buku reguler, rata-rata harga tergantung tebal, ada yang diatas seratus, tapi tidak semua,” katanya, di kawasan Pamulang, Rabu (21/8/2019).

Sementara, Agus Hendrawan, Kepala SMA 6 Kota Tangsel kepada sejumlah awak media yang menemuinya tak menjelaskan permasalahan tersebut, tetapi meminta agar pemberitaan tidak dilanjutkan.

“Ya kita selesaikan secara kekeluargaan, makanya saya berusaha ini, saya sempetin kesini. Pada intinya udahlah cut aja sampai disini,” katanya, saat ditemui di kawasan ITC BSD, Rabu malam (21/8/2019).

Sebelumnya, semua murid mulai dari kelas X hinga kelas XII SMA 6 Kota Tangsel diwajibkan membeli sejumlah buku paket pengayaan di tahun ajaran baru. Pembayaran pembelian buku tersebut dilakukan melalui koperasi sekolah.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, siswa kelas X jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) membeli dengan harga 1.657.000 rupiah untuk 16 buku paket, dan untuk jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) sebesar 1.633.000 rupiah untuk 16 buku paket.

Kemudian, untuk kelas XI harga 16 buku paket yang harus dibeli untuk jurusan IPA 1.685.000 rupiah untuk, dan jurusan IPS 1.675.000 rupiah. Lalu untuk kelas XII harga 14 buku paket yang harus dibeli untuk jurusan IPA 1.406.000 rupiah, dan jurusan IPA 1.452.000 rupiah.

Diketahui pula, diduga agen tersebut mengaku menyuplai buku ke sejumlah sekolah lainnya di Kota Tangsel, seperti SMA N 7, SMA N 12, SMA 9, dan beberapa sekolah lainnya. (Ban)