Home Berita Mau Ambil Uang Kiriman, IRT Merasa Dipersulit Kantor Pos Ciputat

Mau Ambil Uang Kiriman, IRT Merasa Dipersulit Kantor Pos Ciputat

0

Seorang ibu rumah tangga (IRT) berdomisili di Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Endah Rusmi Astiti mengeluhkan pelayanan Kantor Pos Indonesia Cabang Ciputat di Jalan Martadinata No.17, Kelurahan Pondok Cabe-Udik, Ciputat.

Pasalnya, dirinya tidak bisa mengambil uang kiriman anaknya dari luar negeri (Negara Itali) dengan dalih harus memiliki SIM atau Paspor jika alamat Identitas Kartu Tanda Penduduk (KTP)nya tidak sesuai dengan tempat tinggalnya sekarang. Sementara uang tersebut rencananya akan digunakan untuk keperluan yang sifatnya urgan.

“Saya tidak bisa mengambil uang kiriman anak saya mas, karena KTP saya bukan beralamat disini, kata dia harus ada SIM atau Paspor sebagai penguat data. Sementara saya belum punya SIM atau Paspor. Logika kan buat SIM dan Paspor pakai KTP juga. Kalau saya lagi keadaan Urgan gimana dong, seandainya suami saya sakit, masak saya harus pulang dulu ke kampung halaman, keburu mati orang. Gimana sih Pelayanan Kantor Pos ini, nggak punya hati amat,” keluh Endah kepada wartawan saat diwawancara, Rabu (11/9/2019) dengan muka kesalnya.

Saat dikonfirmasi kepada Yadi, salah satu petugas pelayanan di Kantor Pos Cabang Ciputat mengatakan, pihaknya hanya menjalankan tugas sesuai dengan Standar Operasional Prosedur yang dikeluarkan oleh Kantor Pos Pusat yang beralamat di Kota Bandung.

“Iya betul KTP sudah identitas sah, sebenarnya yang dikhawatirkan kami kurang tau, karena ini kebijakan pusat, kami hanya UPT, yang membuat kebijakan pusat. Didalam SOPnya kalau KTPnya di Tangsel tidak masalah pak ya, tapi kalau KTPnya tidak se-Kota harus ada pembanding berupa SIM atau Paspor,” jelasnya.

Saat disinggung jika dalam keadaan urgancy, pihaknya tidak bisa menjelaskan lebih lanjut dan melemparkan permasalahan kepada Kepala Kantor Pos.

“Kepala Kantor Posnya sedang ke Jakarta Selatan pak, nanti saja kalau sudah datang,” tambahnya.(Ban)