SERANG, – Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten memproyeksikan Indeks Ketahanan Pangan (IKP) Provinsi Banten, pada tahun 2030 mendatang, diangka 81,75 Skor.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Banten, Nasir mengatakan, Indeks Ketahanan Pangan Banten diproyeksikan naik dari 79,75 pada tahun 2026 menjadi 81,75 pada tahun 2030. Sementara itu, untuk Pola Pangan Harapan (PPH) diproyeksikan naik lebih dari 92,56 skor menjadi 95,00 skor pada periode yang sama.
“Rencana strategis di tahun 2026-2030, fokus utama kita meningkatkan ketahanan pangan daerah,” kata Nasir kepada Bantenonline, Senin 18 Mei 2026.
Dikatakan Nasir, proyeksi strategis itu akan ditempuh melalui 4 pilar program utama diantaranya yaitu strategi pengelolaan dan diversifikasi, arah kebijakan pangan dan penguatan, program pengelolaan sumber daya dan diversifikasi pangan.
“Pertama kita fokus pada pengelolaan sumber daya ekonomi dan peningkatan diversifikasi, serta konsumsi pangan masyarakat. Kemudian, penanganan kerawanan pangan dan penguatan pengawasan keamanan pangan di seluruh wilayah Banten,” ungkapnya.
“Kemudian, peningkatan pengelolaan sumber daya ekonomi pangan menjadi prioritas untuk memperkuat basis produksi lokal, serta mendorong peningkatan diversifikasi dan ketahanan pangan konsumen agar tidak bergantung pada satu komoditas,” sambungnya.
Menurut Nasir, langkah ini merupakan bagian dari upaya Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten dalam mendukung kemandirian pangan dan menjaga stabilitas ketersediaan pangan di Provinsi Banten.
“Ini bagian dari upaya kita dalam menjaga stabilitas pangan dan meningkatkan kemandirian pangan bagi masyarakat Banten,” ujarnya.
Lebih lanjut Nasir berharap upaya ini bisa berjalan dengan baik sehingga target yang telah diproyeksikan bisa tercapai sehingga stabilitas pangan di Provinsi Banten bisa tetap terjaga.
“Mudah-mudahan apa yang telah diproyeksikan bisa berjalan dengan lancar, dan bisa melampaui target,” harapnya. (Aldo Marantika).

