Home Bandara Bandara Soetta Siagakan Mobile Command Post Untuk Memudahkan Pelayanan Dalam Keadaan Darurat

Bandara Soetta Siagakan Mobile Command Post Untuk Memudahkan Pelayanan Dalam Keadaan Darurat

0

Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) meluncurkan mobile commando post (MCP) atau pos komando bergerak. MCP ini diluncurkan dalam rangka mengedepankan profesionalitas kerja serta keamanan lingkungan bandara.

MCP merupakan kendaraan khusus yang berfungsi sebagai pusat penanggulangan darurat bergerak terpadu. Kendaraan ini bekerja sebagai pusat distribusi informasi, komando, komunikasi dan koordinasi ketika terjadi situasi darurat di lapangan, seperti insiden atau kecelakaan pesawat.

MCP tersebut telah sesuai dengan standar regulasi International Civil Aviation Organization (ICAO) serta regulasi National Aviation.

Mobile command post ini bekerja seperti crisis centre yang dapat berfungsi sebagai pusat komando, komunikasi dan koordinasi terpadu apabila terjadi situasi darurat di lapangan seperti kecelakaan pesawat,” terang Febri Toga Simatupang yang menjabat sebagai Executive General Manager Branch Communication & Legal, Bandara Internasional Soekarno- Hatta pada Jumat (15/11/2019).

Febri menjelaskan, standar Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK) mengharuskan bandara dengan kategori PKP-PK 7 hingga 10 wajib memiliki fasilitas pos komando bergerak.

“Karena Bandara Soekarno-Hatta saat ini sudah mencapai kategori PKP-PK ke 9, sudah seharusnya mobile commando post dipersiapkan,” tutur Febri.

Lebih jauh dirinya menjelaskan, ketika dalam suatu keadaan mengharuskan MCP untuk dikerahkan, maka perwakilan dari pihak terkait akan berkumpul di MCP.

Artinya, apabila terjadi insiden maka MCP diterjunkan mendekati lokasi kejadian. Hal ini tentunya memudahkan koordinasi karena dapat memantau langsung kejadian.

“Ketika dalam keadaan darurat maka perwakilan dari komandan kecelakaan penerbangan, pemadam kebakaran, komando satuan keamanan, koordinator kesehatan, koordinator transportasi serta kepala forensik akan berkumpul untuk stand by di MCP,” kata Febri.

Untuk diketahui, MCP milik Bandara Soetta berbentuk bus yang dilengkapi fasilitas dan sarana kerja untuk menunjang kinerja perwakilan terkait yang memadai. Diantaranya perangkat komunikasi mutakhir dan ruang rapat berpendingin udara.

MCP ini hanya dapat ditempatkan di lapangan ketika terjadi keadaan darurat sungguhan atau latihan berskala penuh. (Rmt)