Beranda Berita DLHK Rapatkan Barisan Pengepul Limbah dan Pemilik Bangli

DLHK Rapatkan Barisan Pengepul Limbah dan Pemilik Bangli

0

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang kumpulkan puluhan pengepul sampah atau limbah dan para penghuni bangunan liar (Bangli) atau bangunan tidak berijin di sepanjang bantaran Sungai Cisadane Desa Tanjung Burung, Desa Pangkalan, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang.

Para pengepul dan penghuni Bangli ini dikumpulkan di Aula Kantor Kecamatan Teluknaga, pada Rabu (27/11). Sosialisasi yang dilakukan DLHK sebagai pemberitahuan terkait larangan penggunaan bantaran sungai sebagai tempat pengepulan sampah dan pengolahan sampah yang dilakukan warga.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan M. Taufik mengatakan, tidak hanya mengumpulkan para pengepul sampah, DLHK juga mengungkapkan warga yang mendiami Bantara sungai Cisadane di sepanjang Desa Tanjung Burung, Desa Pangkalan Kecamatan Teluknaga.

“Sosialisasi ini juga melibatkan Satpol PP Provinsi Banten, Satpol PP Kabupaten Tangerang serta Anggota DPRD Kabupaten Tangerang, semua ini dilibatkan dalam sosialisasi ini,” ujar mantan Kadispora Ini.

Menurut Taufik, banyaknya warga penghuni bantaran kali yang juga berprofesi sebagai pengepul sampah, membuat terjadinya sedimentasi dan menyempitnya sungai karena keberadaan bangunan milik warga.

” Bangunan-bangunan ini membuat aliran sungai terganggu, ditambah dengan beroperasinya pengepul sampah yang menempatkan sampahnya di bantaran sungai, yang terkadang membuat sungai mendangkal belum lagi dengan adanya limbah yang tercecer,” paparnya.

Pemerintah diakui Taufik, meminta penghuni yang mendiami bantaran sungai untuk membongkar sendiri bangunan yang sudah berdiri.

” Sebagai tahap awal kita berikan informasi larangan menempati bantaran sungai, berikutnya batas waktu pembongkaran, jika membandel ya kita eksekusi paksa,” tegasnya. (ris)