Home Berita Spanduk Hoax Larangan Mandikan Jenazah, Kemenag Tangsel Minta Kepolisian Tangkap Pelaku

Spanduk Hoax Larangan Mandikan Jenazah, Kemenag Tangsel Minta Kepolisian Tangkap Pelaku

0

Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berharap kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas dan menangkap pelaku penyebaran foto spanduk hoax terpasang di Masjid Al Hidayah, Kampung Dongkal RT 005 RW 005, Kelurahan Pondok Jagung Timur, Serpong Utara (Serut).

“Semoga Polres Tangsel segera bisa menangkap pelaku yang menyebarkan spanduk hoax itu,” ujar Kepala Kemenag Kota Tangsel, Abdul Rojak saat dimintai keterangan Jum’at (24/01/2020).

Lebih lanjut, Abdul Rojak menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat Kota Tangerang Selatan agar tidak langsung terprovokasi jika mengetahui kabar berita yang berbaur sara.

“Masyarakat agar tetap tenang dan jangan terprovokasi dengan spanduk provokatif yang berbaur syara,” imbaunya.

Sementara pihak Polres Tangsel melalui Kasat Resreskrim AKP Muharram Wibisono Adipradono belum memberikan keterangannya saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya.

Diberitakan sebelumnya, Sebuah foto spanduk larangan memandikan jenazah yang terpasang di Masjid Al-Hidayah, Kelurahan Pondok Jagung Timur, Kecamatan Serpong Utara (Serut) yang beredar di media sosial (Medsos) teryata hoax.

Hal itu diungkapkan oleh Sekretaris Lurah (Sekel) Pondok Jagung Timur, Muhamad Furqon saat dikonfirmasi di Kantornya Kamis (23/01/2020).

“Itu hoax, itu spanduk lama, menurut pengakuan dewan kemakmuran masjid (DKM) kejadian itu tahun 2016,” terangnya.

Diketehui, dalam spanduk tersebut bertuliskan “Parah Amil, Ustad, Ustadjah, Pondok Jagung Timur Dengan ini Menyatakan: Tidak Akan Mengurusi Jenazah (memandikan, mengkafani, mensholatkan, menguburkan & mentahlilkan) Orang-orang Yang Terbukti Mendukung/Menyetujui Pembangunan Gereja di RT 003/02 Pondok Jagung Timur” yang diposting di akun Facebook Ala_Nu, dalam unggahannya dituliskan ‘Virus Intoleran Menyebar’.(Ban)