Home Berita KKN UMT Bersama PMI Gelar Donor Darah di Tanjakan Rajeg

KKN UMT Bersama PMI Gelar Donor Darah di Tanjakan Rajeg

0

Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) Tahun Pelajaran 2019-2020, bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Tangerang Kabupaten (Tangkab) menggelar bakti sosial donor darah yang bertempat di Desa Tanjakan, Kecamatan Rajeg, Selasa (18/2/2020).

Siti Ardian Mahasiswi UMT Semester VIII sebagai Ketua Pelaksana mengatakan kegiatan donor darah ini mereka laksanakan bekerja sama dengan PMI Tangkab dan Pemerintah Desa Tanjakan, Kecamatan Rajeg.
Aksi donor darah itu, menurut Siti, merupakan kegiatan kemanusiaan yang sangat baik dilaksanakan, karena dapat membantu masyarakat yang membutuhkan darah serta menumbuhkan rasa kemanusiaan di masyarakat Desa Tanjakan.

“Hubungan sosial antar warga di Desa Tanjakan sangat baik. Oleh karena itu, antusiasme warga tanjakan terhadap program ini sangat tinggi,” ujar Siti Ardian peserta KKN UMT Jurusan PAI kepada tangerangonline.id.

Tujuannya donor darah ini untuk membantu pasien yang membutuhkan darah. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB hingga siang itu berhasil mengumpulkan darah 60 kantong dan diserahkan ke PMI Kabupaten Tangerang.

Adapun mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang yang ditugaskan KKN di Desa Tanjakan ada 26 Orang.

Kepala Desa Tanjakan, Kecamatan Rajeg Saumin menyebut donor darah melatih masyarakat agar peduli kepada sesama. Hal itu sesuai pandangan masyarakat yang berkembang bahwa Desa Tanjakan dapat berkontribusi dalam bidang kesehatan.

Dilaksanakannya program donor darah di Desa Tanjakan, kata Saumin mendapatkan antusiasme yang cukup luar biasa dari masyarakat. Sehingga, mahasiswa KKN berharap agar perangkat desa ke depan dapat memprogramkan donor darah secara berkelanjutan.

“Keputusan Anda untuk menyumbangkan darah melalui donor dapat menyelamatkan satu kehidupan, atau bahkan beberapa nyawa sekaligus,” ujar Saumin saat memotivasi peserta donor darah.

Pengurus PMI Tangkab Bidang Relawan, Rohidi mengatakan, kegiatan donor darah dilaksanakan dengan melibatkan mahasiswa UMT serta perangkat desa.

Donor darah merupakan suatu kegiatan yang memiliki banyak manfaat, beberapa diantaranya adalah menurunkan risiko terkena penyakit jantung dan pembuluh darah, menurunkan risiko kanker, membantu menurunkan berat badan, mendeteksi penyakit serius dan membuat lebih sehat secara psikologis.

Selain dari masyarakat sekitar dan peserta KKN yang terlibat dalam mendonorkan darahnya, para  perangkat desa tanjakan, UPK Rajeg dan OKP.

“Kegiatan ini merupakan bentuk nyata dalam meningkatkan kepedulian sosial dalam membantu orang lain di bidang sosial dan kesehatan. Diharapkan melalui kegiatan donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis yang telah terlaksana ini dapat menjadi wadah untuk meningkatkan rasa kepedulian terhadap orang lain yang membutuhkan,” pungkasnya.

Muhidin (54) salah seorang peserta donor darah mengaku antusias dan senang mengikuti kegiatan tersebut.
Walaupun sedikit gugup, warga Tanjakan, Desa Tanjakan itu mengaku puas dan lega, karena telah membantu sesama dengan darahnya.

“Harapannya agar program ini dapat diikuti oleh lembaga-lembaga lainnya dan juga dapat menyadarkan masyarakat akan pentingnya kegiatan sosial,” ungkap Muhidin.

Untuk menjadi seorang relawan, kata dia, tidak perlu aksi yang besar. Dengan mendonorkan satu kantong darah sudah sangat berarti untuk mereka yang membutuhkan.

“Siapkan diri kalian untuk menjadi relawan kemanusiaan sejati,” pesan Muhidin. (Sam)