Home Berita Camat Kosambi Masuk Masa Pensiun

Camat Kosambi Masuk Masa Pensiun

0

Camat Kosambi, Toni Rustoni memasuki masa pensiun 27 Februari 2020. Acara perpisahan digelar di aula Kantor Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Kamis (27/2/2020).

Jenjang karir Toni Rustoni mulai mengabdikan dirinya sebagai staf biasa, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Sekretaris Camat (Sekcam) di Kecamatan Kosambi. Lalu ia diangkat sebagai camat, pertama di Kecamatan Balaraja, Sepatan Timur dan mutasi di Kecamatan Kosambi.

Toni Rustoni mengatakan, bahwa ia telah mengabdikan diri memberikan pelayanan kepada masyarakat di Pemerintah Kabupaten Tangerang kurang lebih 35 tahun, terakhir dan pensiun di Kecamatan Kosambi.

Kemudian permohonan ma’af pertama Toni Rustoni sampaikan kepada para tamu undangan. Atas kesalahan yang sengaja maupun tidak disengaja.

Lalu dilanjutkan dengan ucapan terimakasih kepada seluruh lurah dan staf kelurahan, para kepala desa dan staf, lembaga desa dan seluruh elemen masyarakat, yang telah membantu menjalankan program pembangunan selama ia bertugas.

Ia mengatakan, tidak bisa bekerja sendiri untuk melaksanakan semua program pembangunan yang dicanangkan Bupati Tangerang A Zaki Iskandar. Tanpa adanya kerjasama dengan semua pihak, pembangunan dan seluruh program bupati tidak akan bisa berjalan, khususnya di wilayah Kecamatan Kosambi.

“Sebenarnya saya bukanlah apa-apa, bukan siapa-siapa dan hanya manusia biasa, namun karena kita mempunyai tanggung jawab dalam menjalankan tugas sebagai PNS dan pelayan masyarakat, jadi tugas itulah yang harus kita utamakan. Saya akan terus mengabdikan diri kepada masyarakat dari segi apapun. Dan yang lebih utamanya adalah, kita harus tetap jaga tali silaturahmi ini dengan baik,” pungkasnya.

Di tempat sama Ketua APDESI Kabupaten Tangerang, H.Maskota mengucapkan, terimakasih kepada Toni Rustoni yang telah banyak membantu pemerintahan kecamatan dan pemerintahan desa.

Selaku ketua forum kades, ia merasa kehilangan dengan pensiunnya Toni Rustoni, karena cara pelayanannya ke masyarakat sangatlah bagus.

“Tentu selama kami berurusan banyak salah, atau salah paham bahkan sempat marah-marah. Oleh sebab itu kami sebagai kepala desa memohon maaf yang sebesar-besarnya, semoga kantor camat dapat pengganti sosok seperti beliau yang tak membedakan pangkat dan golongan setiap urusan,” ungkapnya. (Sam)