Home News Update Krisis Energi, Wagub Banten Dorong Pengembangan EBT

Krisis Energi, Wagub Banten Dorong Pengembangan EBT

0

Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy mengungkapkan, perlu segera diadakan pengembangan Energi Baru dan Terbarukan (EBT) untuk memenuhi kebutuhan energi serta mengurangi emisi gas rumah kaca. Hal itu, sebagai upaya pencegahan krisis energi di puluhan tahun ke depan. Menurutnya, hingga 2050 kebutuhan listrik di Provinsi Banten akan meningkat hingga 7 persen pertahun.

Andika menjelaskan, kebutuhan energi Banten saat ini meliputi kebutuhan listrik sebesar 25.680 megawatt-hours (MWh) yang terdiri dari sektor industri 16.511 MWh, sektor rumah tangga 6.094 MWh, sektor komersial 2.914 MWh dan sektor transportasi MWh 160 mwh.

“Adapun sampai dengan tahun 2050 diprediksi kebutuhan listrik Banten sebesar 210.362 MWh, atau per tahunnya naik rata-rata sebesar 7%,” kata Andika di seminar online Ketahanan Energi dalam Menghadapi Krisis Energi Tahun 2030 yang digelar Dewan Energi Mahasiswa (DEM) Serang Raya dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Untirta, Senin (2/11).

Andika mengatakan, Provinsi Banten layak disebut lumbung energi listrik nasional karena banyaknya pembangkit listrik yang dibangun di Banten dapat memenuhi kebutuhan nasional.

“Banten memiliki potensi energi baru dan terbarukan yang dapat dikembangkan,” katanya.

Ia berharap, mahasiswa tang menjadi poros kemajuan Banten diharapkan dapat berkontribusi dalam ketahanan energi Provinsi Banten, dengan pola hidup yang berhubungan dengan upaya penghematan energi. Selain itu, mahasiswa dituntut aktif dalam pengembangan energi terbarukan atau energi alternatif yang dapat digunakan oleh masyarakat.

“Di bidang penelitian mahasiswa juga saya harapkan ikut aktif dalam kegiatan-kegiatan riset terkait energi alternatif atau energi terbarukan. Misalnya, ikut dalam proses pengelolaan tempat pengolahan sampah, agar keberadaan sampah ini lebih bisa bermanfaat dan memberikan eksternalitas positif yang lebih besar kepada masyarakat sekitar,” terangnya. (Smn)