Beranda News Update Wagub Pastikan Warga Banten Akan Divaksinasi Covid-19 Mulai Bulan Depan

Wagub Pastikan Warga Banten Akan Divaksinasi Covid-19 Mulai Bulan Depan

0

Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy memastikan proses vaksinasi di wilayah Provinsi Banten akan bisa dimulai Desember mendatang. Saat ini, Pemprov Banten melalui Dinas Kesehatan Provinsi Banten tengah melakukan permintaan micro planing pelaksanaan vaksinasi kepada kabupate/kota melalui dinas kesehatan masing-masing.

“Desember Insya Allah di Banten sudah bisa lakukan vaksinasi untuk covid -19,” kata Andika di Serang, Rabu (4/11).

Melalui Dinas Kesehatan di delapan kota dan kabupaten di Provinsi, Wagub mengatakan, akan melakukan sosialisasi dan menyusun microplanning pada 26-27 Oktober kemarin. Microplaning harus sudah selesai dan diserahkan kepada dinas kesehatan Provinsi Banten pada 11 November mendatang.

Kemudian, rekapitulasi dan validasi microplaning kab/kota oleh dinas kesehatan Provinsi Banten dilakukan pada 12-16 November. Penyerahan microplaning kepada Dirjen Kementerian Kesehatan sendiri harus sudah dilakukan pada 17 November.

Usai dari tahapan itu, menurutnya, distribusi vaksin tahap ke-1 dari kemenkes ke dinkes Provinsi Banten bisa dilakukan pada Desember, dilanjutkan didistribusikan dinkes provinsi Banten ke Dinkes Kab/Kota. “Nah, pelaksanaan vaksinasinya untuk tahap ke-1 pada Bulan Desember dan Januari (2021),” ujarnya.

Ia menjelaskan, prinsip pelaksanaan vaksinasi merupakan pemberian imunisasi oleh tenaga kesehatan di fasilitas kesehatan pemerintah dan swasta, dan tidak mengganggu pelayanan imunisasi rutin dan pelayanan kesehatan lainnnya. Pelayanan dilakukan di PKM dan jaringan pelayanannya mulai dari RS Pemerintah dan Swasta, Puskesmas, Pustu, pusling, BPM, klinik dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.

Ia memastikan, pos pelayanan imunisasi covid-19 harus sesuai aturan dan kebijakan pemda diantaranya dengan melakukan screening terhadap status kesehatan sasaran sebelum dilakukan pemberian imunisasi.

“Tentu saja menerapkan protocol kesehatan dan mengoptimalkan kegiatan surveilans covid-19, termasuk pelaporan secara berjenjang,” katanya. (Smn)