Beranda News Update Banyak Keluhan Penyakit Masyarakat, Pemkab Serang Sahkan Perda

Banyak Keluhan Penyakit Masyarakat, Pemkab Serang Sahkan Perda

0

Banyaknya keluhan masyarakat terkait penyakit masyarakat, Pemerintah Kabupaten Serang mengesahkan rancangan peraturan daerah (raperda) menjadi perda.

Bupati Serang Tatu Chasanah menilai peredaran miras dan prostitusi di Kabupaten Serang cukup mengkhawatirkan. Menurutnya, jika penyakit masyarakat seperti peredaran minuman beralkohol dan prostitusi dibiarkan akan merusak generasi mendatang.

“Banyak Informasi dari masyarakat, saya khawatir berpengaruh terhadap anak-anak kita, anak-anak remaja yang belum tahu belum ngerti, mereka tahu-tahu ikut nyoba-nyoba seperti itu,” kata Tatu di Sekertarit DPRD Kabupaten Serang, Kamis (17/12).

Kemudian, Pihaknya akan menindak tegas pelaku usaha yang membuka usaha tidak sesuai dengan izinnya.

“Misalnya yang terjadi di Lingkar Selatan. Karena perizinan yang dikeluarkan tidak sesuai peruntukan di lapangan, itu meresahkan warga. Nah, sekarang dengan payung hukum yang sudah kuat, ya kita bisa menindak tegas. Bisa melekatkan sanksi hukum kalau sudah dibentuk Perda,” ujarnya.

Untuk diketahui, Pemerintah Kabupaten Serang bersama DPRD mengesahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) menjadi Peraturan Daerah (Perda) di penghujung Tahun 2020. Ketiga raperda yang disahkan meliputi Raperda tentang Penanggulangan Penyakit Masyarakat, Raperda tentang Golongan Perencanaan Pembangunan Desa, dan Raperda tentang Pokok-Pokok Penggunaan Keuangan Daerah.

Selain itu, Tatu mengungkapkan, pembangunan desa, tidak bisa terpisah dari pembangunan Kabupaten Serang sendiri. Jadi, bila tidak ada payung hukum yang mengatur, nanti bisa masing-masing.

“Padahal RPJMD Pemkab Serang mengarah prioritas ke mana, tapi berlainan dengan desa. Ke depan harus sejalan dengan desa karena desa juga punya anggaran yang cukup besar. Sampai sekarang kita coba arahkan, tetapi dengan perda tersebut, Insya Allah lebih bisa rapih lagi. Ya kalau sekarang misalnya kita di ADD ada lagi ke arah kesehatan, ya di sana juga disyaratkan ke sana,” tegasnya.

Sementara, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Serang, Mansur Barmawi yang memimpin rapat paripurna meminta kepada Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah agar segera menindaklanjutinya setelah disahkannya tiga raperda menjadi perda tersebut.

“Tentunya sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” singkatnya.

Salah satu anggota DPRD Kabupaten Serang, Ahmad Faisal menambahkan, Perda penanggulangan penyakit masyarakat memang dibutuhkan di Kabupaten Serang.

“Semoga di masa yang akan datang tak ada lagi penyakit masyarakat dan Kabupaten Serang jadi daerah yang aman dan sentosa,” pungkasnya. (Smn)