Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tangerang masih menyelidiki aksi dugaan percobaan pencurian sepeda motor yang disertai dugaan penembakan terhadap petugas keamanan di Jalan Raya Citra Raya Bunderan Tiga, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Jumat (24/7/2026).
Peristiwa tersebut menjadi perhatian publik setelah rekaman video berdurasi 26 detik yang memperlihatkan aksi kejar-kejaran antara petugas keamanan dan terduga pelaku beredar luas di media sosial.
Dalam video yang beredar, terdengar suara yang diduga berasal dari letusan senjata api saat terduga pelaku berupaya melarikan diri. Polisi masih mendalami sumber suara tersebut dan jenis benda yang digunakan pelaku.
Kapolresta Tangerang Kombes Pol. Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengatakan pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap kronologi peristiwa.
“Kami sudah meminta keterangan dari para saksi yang berada di lokasi kejadian,” kata Indra kepada wartawan, Sabtu (25/7/2026).
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, peristiwa bermula ketika petugas keamanan yang sedang berpatroli menerima informasi mengenai satu unit sepeda motor yang diduga baru saja dicuri.
Tidak lama kemudian, petugas melihat sepeda motor dengan ciri-ciri yang sesuai dengan laporan tersebut. Saat berupaya menghentikan kendaraan itu, terduga pelaku diduga melakukan perlawanan.
“Ketika petugas security berupaya menghentikan kendaraan, pelaku melakukan perlawanan dengan mengeluarkan benda yang diduga senjata api dan melepaskan tembakan,” ujar Indra.
Beruntung tidak ada korban dalam insiden tersebut. Petugas keamanan berhasil menghindari tembakan dan sempat melakukan pengejaran. Namun, terduga pelaku bersama rekannya berhasil melarikan diri.
Hingga kini, Polresta Tangerang masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan alat bukti, memeriksa saksi, serta menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi untuk mengidentifikasi para pelaku.
“Perkembangan penyelidikan akan kami sampaikan lebih lanjut,” kata Indra.
Ia juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi maupun rekaman video terkait kejadian tersebut agar segera melaporkannya kepada kepolisian guna membantu proses penyelidikan.
Selain itu, masyarakat diminta tetap tenang dan tidak berspekulasi mengenai peristiwa tersebut serta menyerahkan sepenuhnya proses penanganan perkara kepada aparat penegak hukum. (rez)

