Home Berita Jelang Musorkot KONI Tangsel, Tiga Nama Masuk Menjadi Ketua Carateker

Jelang Musorkot KONI Tangsel, Tiga Nama Masuk Menjadi Ketua Carateker

0

Rapat pembentukan carateker ketua Komite Olahraga Nasional (KONI) Tangsel pasca badai kasus dugaan korupsi yang telah di tetapkan oleh kejaksaan negeri (Kejari) Tangerang Selatan sebagai tersangka yakni Ketua Umum KONITangsel (RJ) dan juga Suharyo yang juga duduk dikursi penting sebagai Bendahara Umum beberapa waktu lalu masih berlanjut.

Rapat musyawarah olahraga Kota (Musorkot) Tangsel kemarin melalui zoom meeting mengerucut kepada tiga (3) nama calon pengganti sementara yang menjabat sebagai ketua carateker untuk melakukan pemilihan ketua definitive anjuran anggaran dasar dan rumah tangga (AD/ART) KONI.

Nama-nama tersebut diantaranya, Wakil Ketua satu (1) KONI Tangsel, H. Norodom Soekarno, Sekertaris Umum KONI Tangsel, Mulyono dan juga Pegawai Negeri Tangsel aktif yakni Momon.

Ketiga nama tersebut akan di pilih menjadi Ketua carateker KONI Tangsel sampai di lakukannya pemilihan Ketua umum melalui aklamasi para cabang olahraga (Cabor) menjelang Musorkot.

H. Ade Sunaryo, salah satu pembina organisasi plat merah KONI Tangsel menuturkan, nama-nama yang tampil tersebut sesuai dengan amanah AD ART Koni Tangsel.

“Draftnya sudah di buat sesuai dengan AD ART harus melalui rekom ketua Umum (RJ) dulu. Nanti nama-nama itu di rekom oleh ketua, siapapun yang di pilih itu haknya. Tahapannya tersebut yakni setelah hasil rapat di bawa ke Ketua Umum KONI Tangsel, kemudian baru di serahkan ke Provinsi Banten,” tutur pria yang akrab di sapa H. Yoyok kepada tangerangonline.id, Minggu (27/6/2021).

Ia juga mengatakan, rapat pembentukan carateker itu juga di saksikan oleh pihak pengurus KONI Banten.

“Ada 2 orang yang mewakili KONI Banten. Kandidatnya ini ada 3 diantaranya ini merupakan wakil ketua 1, kemudian wakil ketua 4, dan juga ada sekertaris umum. Kalau saya sih manut saja, tapi pak Mul atau Momon ini sebenernya lebih netral, karena dia PNS kan,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Banten, Brigjen Pol (Purn) Rumiah Kartoredjo, S,Pd, M.H, saat di hubungi melalui sambungan selulernya mengatakan, beberapa pengurus KONI Tangsel sudah meminta arahan terkait pembentukan carateker Koni Tangsel.

“Iya, mereka datang meminta arahan. Sudah kami berikan arahan sesuai dengan ketentuannya. Namun, hingga saat ini belum masuk laporannya ke saya. Mungkin masih berproses. Tinggal pelaksanaannya saja kami tunggu,” ucap Rumiah kepada tangerangonline.id

Di katakannya, pembentukan carateker tersebut merupakan hajat internal KONI Tangsel. Menurutnya, KONI Banten hanya menampung usulan dari pengurus KONI Tangsel.

“Kami berikan kelulasaan untuk membenahi struktur di Koni Tangsel. Itu internal mereka, kami hanya menampung dan menandatangani usulan mereka saja,” ungkapnya

Lebih lanjut ia memaparkan, kejadian dugaan korupsi di KONI Tangsel merupakan tindakan yang tidak pernah ia harapkan. Dan ia sudah membuat surat himbauan kepada pengurus Kabupaten dan Kota di wilayahnya agar kejadian tersebut dapat di jadikan pelajaran.

“Kami tidak menyangka, tapikan ini masih praduga tak bersalah. Mudah-mudahan hasilnya kedepan dapat lebih baik lagi. Dan kejadian ini semoga menjadi pelajaran bagi pengurus yang lain,” (Adt)