Home Berita Tahun 2021 Terdata 5.420 Warga Lebak Alami Gangguan Sakit Jiwa

Tahun 2021 Terdata 5.420 Warga Lebak Alami Gangguan Sakit Jiwa

0

 

Jumlah warga di Kabupaten Lebak yang mengalami gangguan mental atau kejiwaan terbilang cukup tinggi pada tahun 2021 lalu.

Dokter Spesialis Kejiwaan Kabupaten Lebak Dr. Martha Dinar Alit mengatakan, ada lebih dari 5.420 orang mengalami sakit jiwa atau gangguan mental, beberapa faktor yang dirinya biasa tangani menjadi pemicu seseorang mengalami sakit jiwa sedang hingga berat disebabkan karena depresi, masalah ekonomi dan dampak lingkungan sosial.

“Untuk data valid nya untuk warga di Lebak yang mengalami gangguan mental atau kejiwaan jumlah nya cukup lumayan tinggi sekitar ada 5.420 jiwa di tahun 2021 lalu ini,” kata Dr. Martha Dinar Alit saat dikonfirmasi oleh Tangerangoline.id, Minggu (20/02/2022).”Yang dialmi nya biasanya dari kaum anak muda, maupun dewasa, untuk keluhannya biasanya mulai dari cemas, ketakutan was-was, sulit tidur, depresi, minder, mungkin bisa jadi faktor ekonomi dan faktor lingkungan sosial nya,” ujarnya.”Padahal mereka itu bisa sembuh dengan medis. Tapi sayang, di lapangan banyak keluarga menolak dengan alasan malu dan takut penyakitnya kumat lagi. Stigma masyarakat kalau untuk berobat ke dokter jiwa memang beda, padahal dokter kejiwaan adalah tempat konsultasi dengan gangguan mental diri seseorang tersebut untuk dalam mengatasinya dan diberikan obat secara berkala,” ungkapnya.”Pasien gangguan mental atau gangguan kejiwaan sekalipun sudah sembuh masih membutuhkan perhatian dan rutin diberikan obat. Jangan sampai lepas karena secara medisnya selama belum sembuh total maka diharuskan minum obat seumur hidup,” tandasnya. (Dan)