Home Bandara Sukseskan Pertemuan Presidensi G-20, Polisi Kawal Proyek Revitalisasi Wilayah Penyangga Bandara Soetta

Sukseskan Pertemuan Presidensi G-20, Polisi Kawal Proyek Revitalisasi Wilayah Penyangga Bandara Soetta

0

Kepolisian Resort Kota Bandara Soekarno-Hatta terus berupaya ikut menyukseskan terselenggaranya pertemuan pimpinan-pimpinan negara G-20 (Presidensi G-20) di Indonesia.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu-lintas di sekitar Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).

Kapolresta Bandara Soetta Kombes Pol Sigit Dany Setiyono menginstruksikan jajarannya, khususnya Satuan Lalulintas untuk mengawal rencana proyek revitalisasi wilayah penyangga Bandara Soetta yakni Jalan Raya Perancis Tangerang.

Sejalan dengan itu, Sat Lantas Polresta Bandara Soetta menggandeng pihak terkait untuk melakukan koordinasi dan sosialisasi agar proyek revitalisasi tersebut tidak berimbas pada lalu-lintas di kawasan Bandara Soetta.

Rapat koordinasi bersama di Dinas PUPR Tangerang, Dishub Tangerang, dan Bina Marga pun digelar di Kantor Dinas PUPR Kota Tangerang, Rabu (31/8/2022).

“Ini adalah tindak lanjut dari rapat-rapat dan komitmen bersama mitigasi kemacetan. Ini penting dilaksanakan, jangan sampai pengerjaan proyek revitalisasi wilayah penyangga Bandara Soetta bisa mengganggu jalannya kegiatan Presidensi G20 Tahun 2022,” ungkap Kasat Lantas Polresta Bandara Soetta, Kompol Bambang Askar Sodiq.

Sebagai informasi, menurut Kompol Bambang AS, proyek revitalisasi akan dilaksanakan pada pertengahan September 2022 dan diperkirakan memakan waktu kurang lebih empat bulan.

Berikut beberapa poin hasil rapat koordinasi yang perlu diperhatikan bagi pengguna Jalan Raya;

1. Terkait revitalisasi Jembatan Jawa Pos (Jalan AMD), rekayasa lalu-lintas dilaksanakan per satu lajur agar arus lalu-lintas tetap mengalir sehingga diperlukan pemerataan jalan di area jembatan tersebut.

2.  Diupayakan untuk kendaraan dump truk tanah proyek PIK agar tidak melintas areal tersebut selama dilakukan proyek revitalisasi yang akan dikerjakan di sepanjang Jalan Raya Perancis lebih kurang 500 meter dan jalan depan restoran Lembur Kuring lebih kurang 170 meter.

3. Segera dilaksanakan penertiban bersama (Polrestro Tangerang Kota, Dishub, Polsek Benda, dan Polresta Bandara Soetta) terhadap  truk yang parkir di kolong tol setelah pertigaan Al-Amin.

4. Memberikan imbauan kepada pimpinan proyek PIK 2 untuk truk tanah tidak boleh ada yang melintas selama revitalisasi Jalan Raya Perancis-Dadap dan Rawa Bokor. Mereka harus keluar melalui akses tol PIK: Kamal maupun Simpang Susun Penjaringan.

5. Dari Bina Marga akan mensosialisasikan kepada masyarakat baik melalui media cetak, elektronik, ataupun tatap muka, terkait rencana revitalisasi jalan. Pelaksanaan Sosialisasi selama satu minggu dilanjutkan pemasangan spanduk dan “door to door” ke masyarakat serta pelaku usaha pergudangan.

6. Melaksanakan rekayasa lalu-lintas satu arah keluar Bandara menuju Rawa Bokor di Pertigaan Mie Ayam Perimeter Selatan pada saat akses depan hotel nanti dilaksanakan revitalisasi oleh pelaku usaha di sepanjang area tersebut. (Rmt)