Beranda Berita UMK Kabupaten Pandeglang Naik Jadi Rp 3 Juta

UMK Kabupaten Pandeglang Naik Jadi Rp 3 Juta

0

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang merekomendasikan Upah Minimun Kabupaten (UMK) tahun 2023 naik sebesar 7,13 persen. UMK Pandeglang tahun depan disepakati menjadi Rp 3 juta

Hal itu disampaikan Ati Sutihat Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Hubungan Bidang Pembinaan Ketenagakerjaan pada Disnakertrans Kabupaten Pandeglang, kepada Tangerangonline.id saat diwawancarai di Kantor Disnakertrans Pandeglang, Senin (5/12/2022).

Menurut Ati, berdasarkan informasi yang dihimpun, bahwa untuk Upah Minimum Provinsi atau UMP Banten telah ditetapkan naik 6,4 persen pada 2023 atau menjadi Rp 2.661.280,11. Ketetapan tersebut menjadi acuan untuk Pemkab dan Pemkot di Banten untuk menyusun Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK).

“Dalam rangka menentukan UMK tahun 2023 kita berpedoman kepada undang-undang cipta kerja tahun 2020 PP 36 tahun 2021 tentang pengupahan perhitungan upah ini mengacu pada Permenaker nomor 18 tahun 2022 tentang penetapan UMK ada perhitungan bagaimana upah minimun tahun 2023 didapat dari upah tahun sebelumnya,” terang Ati Sutihat.

Dikatakannya, bahwa sebelumnya Upah Minimun Kabupaten (UMK) tahun 2020 Rp 2. 800. 292, 64 kini UMK naik menjadi Rp 3. 000. 000 kemudian Kabupaten Pandeglang merekomendasikan dan disampaikan kepada Pj Gubernur Banten.

“Iyah surat rekomendasi Ibu Bupati ke Pj Gubenur yang kita sampaikan pada (31/11) yang kita lampirkan juga dengan berita acara hasil kesepakatan pleno dewan pengupahan Kabupaten Pandeglang udah direkomendasikan ke Pemerintah Provinsi Banten itu 560/2642-Dtkt/2022,” katanya.

Ati Sutihat berharap, dengan adanya kenaikan Upah Minimun Kabupaten (UMK) antara pihak Swasta dan Pemerintah Daerah bisa menjadi kondusif.

“Yah mudah-mudahan antara Swasta dan Pemerintah Daerah bisa kondusif yah, sehingga taraf UMK nya jadi meningkat ekonominya,” harapnya. (Dan)