Sudah Ada Korban, Warga Ciputat Adukan Asap Produksi Usaha Dendeng ke Pemkot, Pilar: Tunggu Proses

By
2 Min Read

Sejumlah warga di wilayah Ciputat, Tangerang Selatan, mengeluhkan asap yang diduga berasal dari aktivitas salah satu usaha pengolahan dendeng yang berada tidak jauh dari permukiman warga.

Lokasi tersebut tepatnya berada Jakan Mawar No.2A, RT.03/RW.06, Sawah Lama, Ciputat Baru, Kota Tangerang Selatan.

Keluhan tersebut disampaikan warga karena asap yang muncul disebut mengganggu kenyamanan dan kualitas udara di sekitar lingkungan tempat tinggal mereka.

Salah seorang warga menyampaikan melalui pesan ke akun instagram tangerangonline, aktivitas usaha tersebut menimbulkan asap yang cukup mengganggu, terutama bagi warga yang tinggal di sekitar lokasi.

“Sudah sesak kami di dalam rumah. Anak-anak setiap pagi harus diungsikan kalau tidak sekolah,” ungkap warga yang tak ingin disebutkan dalam komunikasinya, Sabtu (5/9/2026).

Warga juga menyebut terdapat beberapa orang yang mengalami gangguan kesehatan seperti Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

”Anak-anak, keponakan semua ISPA (inpeksi saluran pernapasan),” keluhnya.

Ia juga mengatakan telah mengadu langsung ke akun resmi instagram Wakil Walikota Tangsel Pilar Saga Ichsan, sayangnya, respon Pilar hanya meminta warga menunggu dan bersabar.

“Iya kita tunggu prosesnya. Yang pasti aduan ibu sebagai warga ditindaklanjuti sampai tuntas,” jawab Pilar dalam pesan kepada warga yang ditunjukan kepada redaksi.

Pilar juga menyampaikan bahwa saat ini proses administrasi dan pemeriksaan masih berjalan.

“Iya semoga segera ada tindakan setelah proses administrasi lidik selesai. Karena se-Tangsel ada beberapa kasus yang sedang ditangani juga, termasuk lokasi ini,” tulis Pilar.

Warga berharap pemerintah dapat segera mengambil langkah untuk memastikan penyebab munculnya asap tersebut serta mencari solusi agar aktivitas usaha dan kenyamanan masyarakat dapat berjalan beriringan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan dari pihak usaha pengolahan dendeng terkait keluhan warga tersebut. (Riz)

Share This Article