Langkah ekspansi dan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam sektor keuangan digital kembali membuahkan hasil nyata bagi GoPay.
Layanan dompet digital ini menyabet dua apresiasi sekaligus dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah atas perannya mempercepat inklusi keuangan serta memacu pertumbuhan investasi nasional.
Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif menganugerahi GoPay penghargaan IN-Apps Digital Awards 2026 untuk kategori Aplikasi Dompet Digital (E-Wallet)/Non-Perbankan.
Pemerintah memberikan penghargaan ini atas keberhasilan GoPay menghadirkan transaksi digital yang aman, mudah, cepat, dan inovatif yang menopang pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.
Tak berhenti pada skala nasional, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta turut mengganjar GoPay dengan Jakarta Investment Award 2026 pada kategori Penanaman Modal Dalam Negeri.
Pemprov DKI menilai GoPay memberi kontribusi signifikan dalam membangun ekosistem investasi dan memajukan perekonomian Jakarta.
Direktur Bisnis Konsumen GoPay, Kelvin Timotius, menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi pemicu semangat untuk terus memperkuat posisi perusahaan sebagai mitra strategis pemerintah.
“GoPay berkomitmen untuk mendukung dan berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia, melalui inovasi layanan keuangan yang mudah untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang selalu berkembang,” ujar Kelvin dalam keterangan resminya yang diterima pada Rabu (8/10/2026).
Sejalan dengan hal tersebut, lanjutnya, GoPay juga berupaya untuk senantiasa menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjalankan kebijakan pengembangan ekonomi digital yang membawa manfaat untuk seluruh lapisan masyarakat.
“Kami juga bertekad untuk terus memperkuat ekosistem digital dan turut mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia,” kata Kelvin.
Sejak hadir pada 2023, GoPay secara konsisten memperluas jangkauan layanan keuangan secara komprehensif.
Perusahaan memanfaatkan teknologi AI guna meningkatkan standar keamanan transaksi serta kualitas pelayanan penggunanya.
Transformasi ini diwujudkan melalui kolaborasi di tingkat nasional dan daerah. Secara nasional, GoPay mendorong inklusi keuangan digital melalui QRIS, edukasi keuangan, dan kampanye seperti Pintar Bareng GoPay dan Judi Pasti Rugi.
Di daerah, GoPay berkolaborasi dengan pemerintah dan komunitas lokal untuk mempercepat digitalisasi layanan publik serta memberdayakan masyarakat dan pelaku usaha.
Ke depan, GoPay akan terus berinovasi dan memperluas kontribusi serta kolaborasi dalam menghadirkan solusi keuangan digital yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, serta mendukung pertumbuhan ekonomi digital yang semakin inklusif di Indonesia. (Rmt)

