Sebanyak 22 warga negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Iran tiba dengan selamat di Tanah Air melalui Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Selasa (10/3/2026).
Mereka merupakan bagian dari gelombang pertama pemulangan 32 WNI yang dilakukan dalam dua tahap.
Kedatangan ini menggunakan penerbangan Turkish Airlines TK56 rute Istanbul–Jakarta, setelah sebelumnya menempuh perjalanan darat dari Iran menuju Baku, Azerbaijan, lalu terbang melalui Istanbul, Turki.
Setibanya di Jakarta, para WNI langsung menjalani pemeriksaan di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) dengan mekanisme pelayanan prioritas.
Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, hadir langsung menyambut kepulangan mereka.
“Pemerintah Republik Indonesia telah berhasil memulangkan 22 WNI dari Iran dengan selamat di tengah meningkatnya konflik antara Iran dan Amerika Serikat. Kami mengapresiasi seluruh pihak, termasuk Imigrasi, Polri, dan instansi terkait yang telah bersinergi sehingga proses pemulangan berjalan lancar dan aman,” ujarnya.
Sugiono juga mengimbau masyarakat untuk menunda perjalanan ke wilayah terdampak konflik bila tidak memiliki kepentingan mendesak.
Dari 22 WNI yang tiba, mayoritas berasal dari Jawa Barat (13 orang), disusul DKI Jakarta (3), Banten (2), Jawa Tengah (2), Kalimantan Timur (1), dan Jawa Timur (1). Sementara itu, 10 WNI lainnya dijadwalkan menyusul pada tahap berikutnya.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta, Galih P. Kartika Perdhana, mengatakan kesiapan penuh pihaknya dalam mendukung proses kedatangan.
“Kami memastikan pemeriksaan dokumen perjalanan para WNI dapat dilakukan secara cepat dan aman. Imigrasi Soekarno-Hatta berkomitmen memberikan pelayanan terbaik agar para WNI dapat segera melanjutkan perjalanan dan berkumpul kembali dengan keluarga di Tanah Air,” katanya. (Rmt)

