Walikota Tangsel Pangkas Anggaran Perjalanan Dinas dan Rapat di Hotel

By
2 Min Read

Upaya efisiensi anggaran mulai dilakukan Pemerintah Kota Tangerang Selatan menghadapi potensi tekanan fiskal tahun 2026. Wali Kota Benyamin Davnie memastikan sejumlah pos belanja akan dipangkas, terutama yang dinilai tidak prioritas.

Langkah tersebut diambil sebagai bentuk antisipasi terhadap kemungkinan berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat, sekaligus mengikuti arahan efisiensi dari pemerintah pusat.

“Ini kita lakukan juga sambil tetap memperhatikan arahan Presiden, arahan Pemerintah Pusat mengenai efisiensi itu ya, walaupun belum ada petunjuk teknisnya,” katanya di Pemkot Tangsel, Senin (30/3/2026).

Salah satu yang menjadi fokus penghematan adalah anggaran perjalanan dinas yang dinilai masih bisa ditekan, termasuk penggunaan bahan bakar.

“Perjalanan dinas juga akan saya evaluasi dalam waktu dekat ini untuk mengefisiensikan bahan bakar minyak,” ujar Benyamin.

Selain itu, kegiatan rapat dan acara seremonial akan dialihkan dari hotel ke fasilitas milik pemerintah guna mengurangi pengeluaran.

“Pelaksanaan acara-acara itu tidak lagi dilaksanakan di hotel, walaupun ini akan berpengaruh terhadap pajak hotel, tetapi akan kita alihkan kepada kantor-kantor pemerintah dan lain-lain,” jelasnya.

Benyamin juga mengingatkan seluruh perangkat daerah agar lebih bijak dalam penggunaan sumber daya seperti listrik, air, dan gas untuk menghindari pemborosan.

“Sebelum sampai ke titik itu, saya minta teman-teman di kantor itu listrik, air, gas, dan lain sebagainya itu diperhatikan betul supaya tidak terjadi apa pemborosan nanti ke depannya,” tegasnya.

Ia menambahkan, kebijakan efisiensi ini merupakan langkah strategis untuk menjaga stabilitas keuangan daerah di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi ke depan.

“Yang saya antisipasi adalah bukan soal lonjakan harga minyaknya, tetapi kalau satu saat misalnya terjadi pengurangan terhadap dana transfer ke daerah, ini sudah bisa kita antisipasi,” pungkasnya.

Share This Article