Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kabupaten Tangerang meragukan adanya massa yang mengatasnamakan Pengurus Anak Cabang (PAC) yang menggeruduk kegiatan Muscab pada Jumat, (10/4/2026).
Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang Mohammad Nur Kholis, mengatakan koordinator aksi Abdul Rasid yang mengatasnamakan pengurus PAC Kecamatan Kelapa Dua bisa dipastikan bukan pengurus.
”Setau saya dia tidak masuk di SK PAC Kelapa Dua. Kalau dia masuk di PAC saya meragukan itu,” ujar Nur Kholis kepada Tangerangonline.id setalah kegiatan Muscab di Tigaraksa pada Jumat, (10/6/2026).
Cak Kholis sapaan akrabnya menyatakan, massa yang dinakhodai pengurus PAC Kelapa Dua tersebut bakal dibuktikan adalah bukan pengurus sah. Menurutnya, Rasid bergabung dengan Partai PPP dan ketua KNPI Kecamatan Kelapa Dua.
”Rasyid itu, setahu saya dia tidak masuk SK PAC kelapa dua, nanti kita tunjukan SK nya, setahu saya beliau aktif di partai PPP kalau ga salah dia itu ketua KNPI Kelapa Dua,” katanya.
Dalam hal ini, Kholis mengaku massa dilarang masuk lantaran takut mengganggu acara yang sedang berlangsung.
Dirinya juga menegaskan, dalam kegiatan muscab PKB Kabupaten Tangerang itu tidak ada pemilihan ketua, namun kegiatan tersebut hanya sebatas usulan nama calon ketua partai PKB Kabupaten Tangerang.
”Kenapa tadi saya melarang masuk itu karena beda maksudnya, takutnya mereka mikir itu ada pemilihan jadi mereka harus masuk, ternyata pemilihan itu tidak ada,” tegasnya.
”Jadi itu klarifikasinya itu. Tadi saya lihat juga banyak yang saya tidak kenal, yang baju putih itu tidak ada yang saya kenal. Kalau luka ringan itu harusnya tidak ada,” sambungnya.
Sebelumnya diberikan sebanyak 7 orang terdiri dari anggota dan pengurus PAC Kelapa Dua mengepung DPC PKB Kabupaten Tangerang pada Jumat, (10/4/2026) 14.30 WIB.
Beberapa orang tersebut menggunakan atribut kaos putih dan kemeja harian lepas PKB berteriak meminta “perubahan” adanya kepemimpinan yang saat ini masih menjabat. (REZ)

