Belum ada Kepastian dari Pengembang, Warga Royal Akan Kembali Aksi

By
2 Min Read

KOTA TANGERANG – Merasa tidak diberikan kejelasan atas jalan rusak yang ada di Perumahan Taman Royal, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang masyarakat akan kembali melakukan aksi. Pasalnya, hingga saat ini belum juga mendapat kepastian dari pihak pengembang (Developer).

Rusaknya akses masuk ke perumahan Taman Royal ini bukanlah kisah baru. Berbagai upaya sudah dilakukan untuk dapat membuat pengembang dapat menyerahkan fasos dan fasum ke Pemerintah Kota Tangerang, namun hal tersebut rupanya tidaklah berdampak.

Bahkan di musim penghujan ini masyarakat hanya dapat menggunakan satu jalur untuk memasuki perumahan mereka. Pasalnya banjir yang menggenang terbilang dalam dan tak kunjung surut.

Salah seorang perwakilan dari warga Ghany Abdul Barr mengatakan warga Taman Royal sudah kembali tidak percaya kepada pihak pengembang. Terlebih lagi pengembang hanyalah menjanjikan penyelesaian tanpa kepastian.

“Mereka selalu mengulur waktu. Mungin agar dapat lolos dari tekanan warga saja,” ungkap Ghany Selasa (3/2/2020).

Atas ketidakpastian ini, lanjut dia, warga di Perumahan Taman Royal akan kembali mengadakan aksi yang lebih besar dari sebelumnya.

“Kami sudah melakukan koordinasi dengan warga lainnya untuk melakukan demo dan class action, kami tetap semangat untuk memperjuangkan apa yang menjadi hak kami. Pak Musanif sudah berjanji dan komitmen dengan MoU, harunya bisa komitmen,”ungkapnya.

Ia menjelaskan, sampai saat ini sudah banyak warga Taman Royal menanyakan kejelasan sertifikat mereka yang belum diserahkan oleh pengembang. Bahkan ada juga yanga rumahnya belum AJB atau berkas sah lainnya.

“Sekarang warga sudah sangat kesal, kejelasan pengambang sampai saat ini belom ada kejelasan. Kasihan warga, hak mereka seakan dipermainkan. Maka itu kami meminta Pemkot dan Dewan untuk tegas kepada pengembang seperti ini,” pungkasnya. (Bal)

Share This Article