Home Berita Kemenhub Tarik Kembali Portable Tower yang Disewa Bandara Soetta

Kemenhub Tarik Kembali Portable Tower yang Disewa Bandara Soetta

0

Setelah mendatangkan dan memasang tower portable di apron Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) pada 5 hari yang lalu, mobile tower yang disewa oleh PT Angkasa Pura II tersebut kembali ditarik oleh pihak Kemenhub.

Alat yang berfungsi sebagai pembantu Air Traffic Controller (ATC) untuk memantau aktifitas di apron Terminal 3 Ultimate kembali ditarik pada Senin (20/6/2016) sore.

Sebelumnya pihak Kemenhub menyatakan, terdapat blank spot di apron Terminal 3 Ultimate dan tidak terpantau oleh pihak pemandu lalu lintas udara atau Air Traffic Controller (ATC) lantaran konstruksi Terminal 3 Ultimate yang cukup tinggi.

“Jadi mobile tower yang kita adakan saat ini sebagaimana yang kita tahu yang ada di apron T3, itu adalah respon kami, quick respons dari PT Angkasa Pura II terhadap keinginan dari Kementerian Perhubungan untuk peningkatan safety di apron T3,” kata Manager Program Project Management Unit (PMU) Pengembangan Bandara Soetta, Doddy Dewayanto kepada wartawan di Terminal 3 Bandara Soetta, Tangerang, Senin (20/6/2016).

Menurut Doddy, pemasangan Tower Portable tersebut karena hasil temuan Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan ke ATC beberapa hari yang lalu. Dimana, apron Terminal 3 Ultimate tidak terlihat dari tower (ATC)

“Hal ini terkait dengan hasil kunjungan Menteri Perhubungan, dimana hasil temuan beliau pada hasil berkunjung ke tower (ATC) atau sisi area T3 ada yang blank spot, walaupun dari AP2 sudah menyiapkan fasilitas tambahan berupa CCTV yang sudah bisa diakses oleh petugas ATC akan tetapi pihak dari Kemenhub masih menginginkan adanya sesuatu yang lebih disitu dibangun remote tower,” bebernya.

“Untuk membangun remote tower yang fix sudah kita anggarkan dan sudah programkan akan selesai tiga bulan kedepan. Sambil menunggu itu, kita punya sam dengan Kementerian perhubungan, kita mendatangkan peralatan mobil tower yang Alhamdulillah mulai tanggal 16 (Juni 2016) sudah side di lapangan dan saat ini masih proses adjusment akan nantinya bisa berfungsi secara baik,” tambahnya

Sementara itu, ditemui di apron Terminal 3 Ultimate, Swandi Simanjuntak salah satu petugas dari Kemenhub mengatakan, pihaknya hanya bertugas untuk mengambil kembali alat yang telah disewakan kepada PT Angkasa Pura II itu.

“Suratnya sudah ada, walaupun kita institusi penyedia, kalau mau pinjam lagi, kita pinjamkan lagi,” katanya.

Ketika ditanya lebih jauh, Swandi enggan menjawab dan meminta kepada awak media untuk menanyakan langsung kepada Senior General Manager Bandara Soekarno-Hatta.

“Untuk lengkapnya silahkan tanya ke SGM Bandara Soekarno-Hatta saja,” ujar Swandi. (Rmt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here