Home Berita Wings Air Kembali Buka Rute Baru Kualanamu – Takengon

Wings Air Kembali Buka Rute Baru Kualanamu – Takengon

0
??????????

Maskapai yang menghubungkan dan melayani rute – rute menuju daerah yaitu Wings Air pada hari ini 19 Agustus 2016 resmi melakukan penerbangan perdananya dari Kota Medan melalui Bandara Internasional Kualanamu menuju Takengon melalui Bandar Udara Rembele yang berada di Gampong Bale Atu, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, Aceh.

Wings Air yang merupakan member of Lion Air Group bersama Lion Air dan Batik Air akan terbang setiap harinya dengan jadwal sebagai berikut, Flight No.IW1410 tujuan Kualanamu – Takengon (08.00-09.00 WIB) dan Flight No.IW1411 tujuan Takengon – Kualanamu
(09.20-10.20 WIB).

Setelah melakukan proving flight atau uji coba pada bulan Juli 2016 lalu, dan telah mendapat approval dari pihak Kementerian Perhubungan, Wings Air siap melayani para penumpang setianya dengan mengoperasikan pesawat berjenis turboprop yaitu ATR 72-600 yang memiliki kapasitas sebanyak 72 seat.

Dengan jarak tempuh kurang lebih 60 menit, pihak Wings Air menaruh harga sekitar Rp. 400.000 dari Kualanamu menuju Bandar Udara Rembele yang pada tahun ini bandara tersebut baru di resmikan oleh Presiden Republik Indonesia Jokowi di Bulan Maret yang lalu.

“Sudah menjadi komitmen kami untuk terus melakukan ekspansi berupa penambahan rute ke daerah – daerah agar masyarakat semakin mudah dalam melakukan perjalanannya melalui jalur udara. Karena jalur udara dinilai sangat efisien dalam hal waktu dan juga biaya yang kami tetapkan sangat terjangkau untuk dapat dinikmati oleh masayarakat,”ujar Presiden Direktur Lion Air Group, Edward Sirait melalui keterangan resminya, Jumat (19/9/2016).

Edward menambahkan, bahwa penerbangan dari Takengon ke Medan melalui Bandara Kualanamu akan sangat membantu mobilitas masyarakat setempat maupun pendatang untuk berkunjung ke Takengon yang merupakan Ibu Kota Kabupaten Aceh Tengah tersebut.

“Dengan dibukanya akses tersebut juga di harapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah tersebut dan juga pariwisatanya,” tutup Edward Sirait. (Rmt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here