Home Berita Tangsel Sahkan Perda Perombakan Perangkat Daerah

Tangsel Sahkan Perda Perombakan Perangkat Daerah

0

Organisasi perangkat daerah yang berada di Kota Tangerang selatan (Tangsel) tahun ini akan mengalami perubahan, baik secara pembentukan maupun susunan organisasi. Perombakan dalam pemerintahan kota itu sesuai dengan disahkannya Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah oleh DPRD Kota Tangsel melalui rapat paripurna di Aula Sekolah Tinggi Pariwisata Sahid, Pondok Cabe, Tangsel, Kamis (25/8/2016).

Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany mengatakan, perubahan organisasi perangkat daerah diperlukan agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan efektif dan efisien. Dan tidak adanya ketimpangan dalam kinerja di beberapa Satuan Kerja Perangkat Daearah (SKPD).

“Ada beberapa dinas yang digabung seperti Dinas Bina Marga dengan Dinas Tata Kota digabung menjadi 3 ada Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Bangunan dan Tata Ruang dan Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pertanahan. Untuk Dinas Kebersihan dilebur fungsinya ada yang ke Dinas Lingkungan Hidup dan ada di Dinas Perumahan, Pemukiman contoh seperti PJU dengan pemakaman kita gabung di Dinas Perumahan, Pemukiman. Untuk Kebersihan dan Pertamanan kita gabung di Dinas Lingkungan Hidup. Lalu, Dinas Tenaga Kerja dengan Dinsos kita pecah,” sebutnya usai rapat paripurna.

Ditanya soal penyusunan pejabat atau kepala dinas yang bakal menduduki organisasi perangkat daerah pada perombakan nantinya, Airin mengatakan bakal melakukannya pada bulan Desember mendatang. Hal itu mengacu pada Peraturan Pemerintah¬†Nomor 18 Tahun 2016. “Persiapannya dibatasi sesuai PP bahwa paling lambat adalah 6 bulan, jadi paling lambat 15 Desember 2016,” tuturnya.

Sementara, Kabag Organisasi Setda Kota Tangsel Nofyar Rani mengatakan, dari sejumlah 38 SKPD dengan disahkannya Raperda tersebut menjadi 35 SKPD yang terdiri dari 4 Badan, 21 Dinas, 3 bagian yang masih berstatus Quo dan 7 Kecamatan.

“Kami belum bisa merincikan lebih jelas, tapi kurang lebihnya seperti itu. Nanti di provinsi juga akan mengkoreksi. setelah itu, baru bisa kami sebutkan,” katanya. (Abi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here