Home Berita Top! HIPMI Dorong One Stop Service IKM di Kabupaten Tangerang

Top! HIPMI Dorong One Stop Service IKM di Kabupaten Tangerang

0

Untuk mendorong sektor industri kecil dan menengah (IKM) di Kabupaten Tangerang, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Tangerang melakukan langkah strategis upaya penguatan peningkatan daya saing pelaku IKM melalui promosi terintegrasi dengan konsep “One Stop Service”. Hal ini dilakukan, karena Kabupaten Tangerang dikenal sebagai daerah seribu industri ini harus cepat merangkul sektor IKM dengan peningkatan daya saing global.

“Untuk meningkatkan daya saing global, sudah selayaknya Kabupaten Tangerang mewujudkan kawasan promosi IKM secara multiplier efek. Nah untuk mewujudkan itu, kawasan promosi IKM Kabupaten Tangerang perlu menerapkan konsep “One Stop Service”, dalam mengelolanya,” ujar Ketua Umum HIPMI Kabupaten Tangerang, M Kholid Gani.

Outlook ekonomi Kabupaten Tangerang, lanjut dirinya, meningkatan daya saing global harus diterjemahkan melalui langkah-langkah strategis untuk mendorong pelaku IKM. Untuk merancang ini, pemerintah daerah harus mengutamakan pusat promosi dengan building management “One Stop Service”.  Agar kawasan promosi tersebut lebih cepat berkembang dan terukur dalam menghadapi pasar yang terus fluktuatif.

Sementara itu, lebih lanjutnya, HIPMI Kabupaten Tangerang mengamati sektor IKM yang terus tumbuh ini perlu digenjot dalam proses bagaimana meningkatkan IKM agar mampu dikelola secara professional, terintegrasi online maupun offline, dan penguatan branding. Setidaknya, ini menegaskan sebagai daerah seribu industri ini mampu bersinergi dengan perekonomian mikro.

“Mulai dari pengelolaan dengan SDM yang professional dan berkualitas, metode yang visioner, dan mampu mengejawantahkan sektor IKM menjadi tulang punggung perekonomian Kabupaten Tangerang,” pungkasnya.

Disamping itu, Kabid Koperasi, IKM dan Startup HIPMI Kabupaten Tangerang, Agus Hasanudin, menambahkan pusat promosi IKM Kabupaten Tangerang ini harus mampu menjadi pusat informasi yang mampu menarik minat investor antar pelaku usaha ekonomi kreatif masyarakat Kabupaten Tangerang dengan pihak lain, terutama startup.

“Ini harus dikelola dengan secara matang melalui pusat promosi IKM Kabupaten Tangerang, agar berjalan optimal dan professional,” tambahnya.

Selain mempromosikan produk-produk IKM, singkat Agus, potensi kearifan lokal harus menjadi misi utama untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat Kabupaten Tangerang. Dan memposisikan kawasan promosi IKM, menjadi sentra produktif masyarakat ekonomi kreatif. (Yan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here