Home Berita Film ‘Merah Putih Memanggil’ Diputar di Bioskop Saat HUT TNI

Film ‘Merah Putih Memanggil’ Diputar di Bioskop Saat HUT TNI

0

Tentara Nasional Indonesia (TNI) melaksanakan operasi pembebasan WNI di kapal pesiar yang disandera oleh sekelompok teroris. Satu orang awak kapal ditembak mati di kapal, karena membangkang. Sementara empat awak kapal lainnya, termasuk Kapten beserta tiga orang warga negara Prancis, satu orang warga negara Kanada dan satu orang warga negara Korea Selatan diculik. Selanjutnya, dibawa ke suatu daerah di bagian selatan negara tetangga.

Pimpinan penculik meminta tebusan dari negara-negara yang warga negaranya disandera, termasuk Indonesia. Awalnya, TNI mengalami kesulitan. TNI tidak bisa berbuat banyak sebab penyanderaan tersebut dilakukan di negara tetangga. Ditambah lagi negara tetangga tersebut juga sedang kewalahan menghadapi para teroris ini, juga Pemerintahannya sendiri sedang mengalami banyak masalah di dalam negeri.

Setelah melakukan pendekatan dan diplomasi oleh Pemerintah Indonesia, negara tetangga tersebut akhirnya memberi izin dan kesempatan kepada TNI untuk masuk ke daerahnya untuk melakukan operasi pembebasan sandera, dengan dibatasi waktu 2×24 jam. Oleh sebab itu TNI membuat rencana Operasi Gabungan yang melibatkan semua angkatan. TNI AD melakukan operasi tertutup atau pendadakan dengan mengirimkan satu tim dari Batalyon Anti-Teror Komando Pasukan Khusus (Kopassus) yang diterjunkan malam hari secara “free fall“ (terjun diatas ketinggian 20.000 kaki).

Operasi tersebut dibantu oleh pesawat tempur dari TNI Angkatan Udara serta kapal-kapal perang TNI AL. Di pantai, operasi Komando Pasukan Katak TNI AL (Kopaska) dan Batalyon Marinir didaratkan. Semua satuan-satuan TNI ini akhirnya dilibatkan. Akhirnya operasi pembebasan berjalan berhasil, meskipun sempat mengalami kendala yang tidak kecil hingga jatuh korban di pihak TNI. Pasukan teroris dalam jumlah besar dapat dilumpuhkan.

Itulah sekelumit kisah Film ‘Merah Putih Memanggil’ yang skenarionya ditulis Letjen TNI (Purn) TB Silalahi dan digarap TeBe Silalahi Pictures. Dalam film ini prajurit elit Indonesia seperti Kopassus TNI AD, Marinir TNI AL dan Paskhas TNI AU turut dilibatkan. Film yang disutradarai Mirwan Suwarso ini, diperankan oleh Verdy Bhawanta, Aryo Wahab, Restu Sinaga, Mentari De Marelle, dan Prisia Nasution.

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo meresmikan produksi film TNI yang berjudul ‘Merah Putih Memanggil’ dan secara langsung menyaksikan kesiapan sampai dengan pelaksanaan pengambilan gambar penerjunan pasukan untuk film tersebut yang dilaksanakan di landasan Pangkalan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat pagi, 28 April kemarin.

Pembuatan film Merah Putih Memanggil, terselanggara atas kerja sama TNI dengan TeBe Silalahi Picture, dengan tujuan untuk memberikan gambaran bahwa Tentara Nasional Indonesia (TNI), baik Angkatan Darat, Laut dan Udara setiap saat siap melaksanakan tugas untuk menghadapi ancaman apapun serta selalu menyiapkan kemampuannya, dimanapun rakyat Indonesia memanggil dari ancaman apapun, baik teroris dalam negeri maupun internasional.

Produksi film ‘Merah Putih Memanggil’ dilaksanakan mulai dari 29 Maret – 30 April 2017 di Gunung Bundar Selatan, Bogor dan akan dilanjutkan pada 2 Mei-15 Mei 2017 di Pantai Anyer, Banten dan sekitarnya. Rencana pertunjukan perdana akan ditayangkan pada 5 Oktober 2017 bersamaan dengan HUT TNI. (Mrz)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here