Home Berita Hunian Syariah Jadi Opsi di Daerah Penyangga Ibukota

Hunian Syariah Jadi Opsi di Daerah Penyangga Ibukota

0
SHARE

Beragam proyek hunian dengan harga terjangkau di kawasan penyangga Ibukota kini turut berdatangan. Hal ini untuk menjawab permintaan properti yang tinggi. Hadirnya hunian dengan harga bersahabat tersebut tentu tidak hanya sangat bermanfaat bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), tetapi juga dapat mengurangi angka kebutuhan rumah yang belum terpenuhi (backlog) dalam negeri.

Secara umum, angka backlog perumahan di Indonesia sendiri berjumlah 7,6 juta unit pada 2015, dan diprediksikan akan turun menjadi 5,4 juta unit pada 2019.

Berbicara mengenai ketersediaan rumah murah, saat ini sebenarnya banyak pengembang yang menawarkan alternatif lain untuk menyediakan hunain murah, contohnya seperti membangun rumah syariah. Hunian syariah berarti hunian yang dibangun dan dijual berdasarkan syariat Islam, mulai dari skema pembeliannya, hingga konsep bersosialisasi di dalam area perumahan.

Berbeda dengan skema pembelian kepada developer hunian konvensional, developer syariah memberikan cash bertahap dengan bunga tetap (fixed rate) hingga masa berakhirnya tenor. Lebih lanjut, jika pembeliannya dengan pengajuan KPR, hanya KPR syariah yang akan diterima oleh developer.
Yang paling menarik adalah developer tidak memungut denda bayar cicilan rumah bagi pembeli yang menunggak cicilan, namun terdapat batas waktu bagi pembeli yang menunggak.

Tertarik untuk memilih hunian syariah murah? Berikut beberapa wilayah penyangga DKI Jakarta yang menyediakan hunian syariah.

• Bogor
Di setiap sisi kawasan Bogor, tersedia fasilitas yang lengkap yang menunjang kegiatan masyarakat dan tentunya akses untuk menuju Ibukota. Selain Tol Jagorawi, masyarakat yang memiliki mobilisasi tinggi ke Ibukota dapat memanfaatkan jalur Commuter Line. Di masa yang akan datang, akses menuju Ibukota pun lebih mudah karena dibantu oleh keberadaan Light Rapid Transit.

Hunian syariah di Bogor dapat dikatakan paling banyak tersedia di kawasan penyangga Ibukota. Beberapa diantaranya terletak di Parung, Tajur halang, Tanjungsari, Bojong Gede dan Cileungsi. Adapun kisaran harga rata-rata berada pada Rp 99 juta – Rp 137 juta.

• Depok
Pembangunan hunian syariah di Depok makin berkembang sejak keberadaan perumahan dan sistem kawasan hunian yang islami tersebut mendapat dukungan dari pemerintah. Ia pun mengatakan masyarakat kota Depok kini banyak yang meminati perumahan berkonsep agamis seperti perumahan syariah. Beberapa wilayah di Depok yang kini telah terdapat perumahan di syariah yakni Sawangan, Margonda, dan Pabuaran.

Alasan pembelian properti di Depok adalah kemudahan akses serta jarak tempuh dari Ibu Kota melewati moda transportasi umum. Ditambah dengan keterjangkauan wilayah melalui sejumlah infrastruktur yang rampung dalam beberapa waktu dekat, yakni Light Rapid Transit dan Jalan Tol Depok-Antasari yang langsung terhubung dengan kawasan-kawasan bisnis dan perkantoran di Jakarta.

• Tangerang Selatan
Kata ‘Religius’ yang terdapat dari moto Kota Tangerang Selatan ‘Cerdas, Modern, dan Religius’, memiliki dampak yang cukup signifikan terhadap pembangunan sejumlah kawasan. Beberapa produk pembangunan diketahui terkena sentuhan religius seperti hunian dan fasilitas pendidikan.

Hunian syariah merupakan contoh produk baru yang kini tengah berkembang di tengah-tengah banyaknya perumahan dijual di Tangsel. Jenis properti seperti ini sangat populer disana karena tidak hanya pengalaman yang diberikan cocok dengan masyarakat di kawasan tersebut yang religius namun juga harga yang ditawarkan sangat terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah karena dipatok mulai dari Rp 300 juta.

Sebelum hunian syariah murah berkembang di Tangerang Selatan, kawasan islami telah berkembang dengan pesat. Hal ini dibuktikan dengan beberapa fasilitas pendidikan Islam seperti Sekolah Islami ternama, Rumah Tahfidz Alquran atau kawasan Islamic Center, yang dapat ditemukan di hampir seluruh sisi kawasan Tangerang Selatan. Beberapa contoh fasilitas pendidikan yakni Universitas Islam Syarif Hidayatullah Jakarta, Sekolah Al-Azhar Bintaro, Global Islamic School, Rumah Tahfidz Daarul Quran, dan Islamic Center Raudhatus Sa’adah. (lmd/kor)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here