Home Berita Bea Cukai Bongkar Penyelundupan Sabu Modus Baru di Bandara Soetta

Bea Cukai Bongkar Penyelundupan Sabu Modus Baru di Bandara Soetta

0

Upaya penyelundupan narkoba melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang masih terjadi. Berbagai modus pun dilakukan pelaku untuk mengelabui petugas.

Modus terbaru yang berhasil diungkap oleh Petugas Bea Cukai Bandara Soetta adalah pelaku menyembunyikan narkoba di dalam popok atau diapers yang dikenakannya.

Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai Tipe C Bandara Soetta, Erwin Situmorang mengungkapkan, pihaknya menemukan modus baru dalam upaya penyelundupan barang haram tersebut.

Ia menjelaskan, kasus pertama dengan modus ini terungkap pada Jumat (15/6) lalu di Terminal 3 Bandara Soetta. Pelakunya adalah, wanita asal Vietnam berinisial P.

“Petugas kami mencurigai gerak gerik tersangka P. Setelah dilakukan pemeriksaan badan, petugas menemukan 4 bungkus plastik di dalam popok yang dikenakannya yang berisi butiran kristal bening yang positif mengandung methamphetamine seberat 1.076 gram,” kata Erwin di Terminal 3 Bandara Soetta, Kamis (5/7/2018).

Selanjutnya, petugas berkoordinasi dengan pihak Sat Narkoba Polresta Bandara Soetta untuk melakukan pengembangan menuju ke sebuah hotel di Jakarta Selatan.

Dari hasil pengembangan tersebut, sehari kemudian atau pada hari Sabtu (16/6), tim berhasil mengamankan 2 orang laki-Iaki berinisal N dan AS yang bertindak sebagai penerima barang.

Lebih lanjut Erwin menjelaskan, upaya penyelundupan narkotika dengan modus yang sama kembali terjadi 6 hari kemudian atau pada Jumat (26/6).

Berawal dari kecurigaan petugas seorang laki-Iaki WN Vietnam berinisial H (33) yang menumpang pesawat Singapore Airlines SQ-984 dengan rute penerbangan Phnom Penh – Singapura – Jakarta.

“Petugas pun melakukan pemeriksaan mendalam terhadap penumpang tersebut dan ditemukan di dalam dinding tas punggung yang ia kenakan terdapat bungkusan plastik berisi butiran kristal bening,” ungkap Erwin.

Petugas kemudian melakukan pemeriksaan badan terhadap H. Dari pemeriksaan ini, petugas juga menemukan butiran-butiran berupa kristal bening yang dimasukkan ke dalam popok yang dikenakannya.

“Hasil pengujian menunjukkan kedua temuan tersebut positif mengandung methamphetamine seberat total 2.767 gram. Kedua kasus ini sedang kami dalami bersama dengan Sat Res Polresta Bandara Soekarno-Hatta,”beber Erwin.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, seluruh tersangka kini dijebloskan ke dalam sel tahanan Mapolresta Bandara Soetta.

Mereka juga terancam dengan hukuman mati, penjara seumur hidup atau penjara 20 tahun berdasarkan pasal 114 ayat 2 subsider 113 ayat 2 UU nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika. (Rmt)