Beranda Berita Polresta Ciduk Tersangka Narkoba Meresahkan Warga Karawaci

Polresta Ciduk Tersangka Narkoba Meresahkan Warga Karawaci

0

Guanhong alias Tege (53), dibekuk satuan Unit IV Satresnarkoba Polresta Tangerang di rumahnya di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Karawaci karena memiliki sabu seberat 1,63 gram.

Kepala Satuan Resnarkoba Polresta Tangerang, Kompol Tosriadi Jamal mengatakan, berdasarkan informasi diterimanya, jika tersangka Guanhong sering mengkonsumsi barang haram tersebut hingga meresahkan warga sekitar. Setelah mendapatkan informasi akurat, tim IV segera menggeledah rumah Guanhong.

“Berawal dari adanya informasi yang kami terima, maka Pada Selasa (26/3) sekira pukul 00.10 WIB, Unit IV Satresnarkoba Polresta Tangerang langsung segera menuju rumah Guanhong di Jalan Imam Bonjol No 17 RT 02/ RW 06. Saat digeledah ditemukan satu bungkus plastik yang berisi sabu seberat 1,63 gram di bawah tempat tidurnya,” ujar Jamal, Kamis (28/3/2019).

Lanjut Jamal, tersangka pun akhirnya pasrah dan mengakui jika barang haram yang ditemukan di bawah tempat tidur itu miliknya. Saat ini, tersangka beserta barang bukti yang ditemukan dibawa ke Polreta Tangerang untuk penyidikan lebih lanjut.

“Setelah ditemukan Sabu seberat 1,63 gram di bawah tempat tidurnya, pelaku tanpa mengelak mengakui jika barang itu miliknya. Kami sedang melakukan penyelidikan lebih dalam untuk diketahui apakah masih ada orang lain yang terlibat,” tambahnya.

Sementara itu, Kanit Resnarkoba Polresta Tangerang, IPTU Yan Hendra menambahkan, pihaknya melakukan pengembangan untuk mencari jaringan yang terhubung dengan Guanhong.

“Kami masih terus menelusuri dan mengembangkan untuk mencari jaringan Guanhong ini, akan kita cari siapa saja yang memiliki hubungan jual beli narkoba dengan Guanhong,” ucapnya.

Hendra juga mengatakan, jika Unit Resnarkoba Polresta Tangerang akan terus memberantas peredaran narkoba tanpa ampun, karena untuk melindungi generasi muda dari buruknya pengaruh narkoba tersebut.

“Unit Resnarkoba Polresta Tangerang akan terus gencar berantas peredaran narkoba, karena sangat berbahaya untuk generasi muda. Kebanyakan itu kan para pengedar membidik para muda-mudi yang masih labil dan rasa ingin tahunya masih tinggi terhadap sesuatu, walaupun itu berbahaya,” tegasnya.(sam)