Home Berita Ibnu Jandi: Menkumham Tak Etis Sebut Walikota Tangerang Tak Ramah dan Mempersulit...

Ibnu Jandi: Menkumham Tak Etis Sebut Walikota Tangerang Tak Ramah dan Mempersulit Izin

0

Direktur Lembaga Kebijakan Publik Provinsi Banten, Ibnu Jandi tanggapi sindiran Mentri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham), Yasonna Hamonangan Laoly kepada Walikota Tangerang, Arief R. Wismansyah yang di anggap mempersulit proses izin dan kurang ramah kini kian memanas.

Menurut Jandi, pernyataan Menkumham yang menyebut Walikota Tangerang, Arief R. Wismansyah tak ramah dan mempersulit proses izin dengan Kemenkumham tidak etis. Karena, menurut Jandi itu seakan-akan terlalu menyudutkan Walikota Tangerang.

“Mungkin secara tidak langsung Pak Menteri mencap bahwa Walikota Tangerang itu salah,” katanya saat ditemui, Kamis (11/07/2019).

Kata Jandi, harusnya juga Menkumham punya etika sosial yang berbanding lurus dan sepaham antara Kemenkumham dan Pemkot Tangerang. Karena, dengan contoh kecil seperti itu Kemenkumham dinilai belum dewasa.

“Menkumham ini harusnya mengerti, karena banyak persoalan salah satunya fasos fasum yang belum diserahkan ke Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang,” terang Jandi.

“Suka tidak suka jadinya masyarakat menyalahkan Pemkot Tangerang karena dari lahan itu seperti jalan dan sebagai macamnya rusak. Padahal fasos fasumnya belum di serahkan ke Pemkot Tangerang,” imbuhnya.

Jandi menerangkan, Menkumham seharusnya sudah mengerti akan hal tersebut, karena hal itu sudah dituangkan dalam UUD 1945 Pasal 18 A dan UU Pemerintahan Daerah Nomor 23 Tahun 2014 bahwa, otonomi daerah harus memberikan dampak yang betul-betul terasa bagi masyarakat.

Selain itu, terkait lahan tersebut, Kata Jandi. Kemenkumham seharusnya segera menyerahkan kepada Pemkot Tangerang. Karena hal itu, jika ada kepentingan masyarakat dalam membangun tidak terjadi hambatan. Sebab, lahan itu tidak dapat digunakan secara automaticly (otomatis).

“Contohnya kita tidak punya alun-alun, kan itu emang untuk kepentingan masyarakat luas khususnya di Kota Tangerang. Karena Kota Tangerang pembangunannya sangat cepat. Sebab peradaban warganya juga semakin maju,” tandasnya. (Amd)